KLHK Temukan 9.193 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Kalimantan Tengah (Kamis, 10 September 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 10/09/2026 11:36 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 9.193 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 281 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Kamis (10/9/2026) pukul 11.36 WIB. Dari 9.193 titik panas terdeteksi, 421 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 8477 titik skala sedang, dan 295 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Jumlah Korban Jiwa Bencana Alam di Indonesia Melonjak pada 2024)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Tengah sebanyak 2198 titik. Kalimantan Barat menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 1508 titik. Sumatera Selatan berada di posisi ketiga sebanyak 1217 titik panas.

Sebanyak 681 titik panas terdeteksi di Maluku, Papua Selatan menyusul dengan 673 titik panas, serta Sulawesi Tengah dan Riau masing-masing memiliki 263 dan 260 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Ada Ratusan Bencana Alam sampai Awal April 2024, Banjir Terbanyak)

Data Pasar

Macro update by
10 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.536 +0.16
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...