Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan tahun 2024 untuk Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Persentase penduduk miskin sedikit turun menjadi 11,63 persen dari 11,66 persen tahun 2023, dengan pertumbuhan -0,26 persen. Jumlah penduduk miskin sedikit turun 10 orang menjadi 14.850 orang, sementara jumlah penduduk naik 4.129 jiwa menjadi 148.123 jiwa. Rank seindonesia persentase kemiskinan 187, rank pulau Sumatera 47.
(Baca: Persentase Jumlah Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Periode 2014-2023)
Data historis kemiskinan Kabupaten Samosir periode 2005-2024 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi di 2007 (27,76 persen) dan terendah di 2024 (11,63 persen). Pertumbuhan terendah di 2008 (-32,42 persen) dan tertinggi di 2007 (16,3 persen). Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 11,69 persen, lebih rendah dari rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) 12,03 persen. Rank seindonesia berfluktuatif dari 126 di 2005 ke 187 di 2024.
Perbandingan dengan kabupaten sekitar di Sumatera Utara menunjukkan persentase kemiskinan Kabupaten Samosir (11,63 persen) berada di antara Kota Sibolga (11,39 persen) dan Kota Tanjung Balai (11,97 persen). Jumlah penduduk miskin Samosir (14.850 orang) lebih rendah dari Kabupaten Batu Bara (47.660 orang) dan Langkat (96.540 orang), tapi lebih tinggi dari Kota Sibolga (9.990 orang).
Kabupaten Batu Bara
Rank seindonesia persentase kemiskinan 204, dengan nilai 10,94 persen yang sedikit turun dari tahun sebelumnya dengan pertumbuhan -3,87 persen. Jumlah penduduk miskin 47.660 orang turun 3,09 persen dari tahun lalu. Garis kemiskinan sebesar 591,20 ribu rupiah per kapita per bulan naik 6,23 persen, sedangkan pendapatan perkapita 10,82 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 6,41 persen. Jumlah penduduk 465.286 jiwa naik 2,51 persen, rank seindonesia 165.
Kota Gunung Sitoli
Rank seindonesia persentase kemiskinan 102, nilai 14,72 persen yang sedikit turun 0,41 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 22.160 orang naik 0,59 persen. Garis kemiskinan 493,64 ribu rupiah per kapita per bulan naik 7,36 persen, pendapatan perkapita 5,04 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 4,03 persen. Jumlah penduduk 138.184 jiwa naik 0,33 persen, rank seindonesia 417.
Kabupaten Langkat
(Baca: Persentase Penduduk Perempuan di Perkotaan yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Periode 2013-2024)
Rank seindonesia persentase kemiskinan 264, nilai 9,04 persen yang sedikit turun 2,06 persen dari tahun lalu. Jumlah penduduk miskin 96.540 orang turun 1,65 persen. Garis kemiskinan 507,99 ribu rupiah per kapita per bulan naik 5,06 persen, pendapatan perkapita 5,79 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 9,84 persen. Jumlah penduduk 1.109.248 jiwa naik 0,96 persen, rank seindonesia 75.
Kota Sibolga
Rank seindonesia persentase kemiskinan 194, nilai 11,39 persen yang sedikit turun 0,26 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 9.990 orang turun 0,3 persen. Garis kemiskinan 612,82 ribu rupiah per kapita per bulan naik 7,85 persen, pendapatan perkapita 7,85 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 5,03 persen. Jumlah penduduk 99.747 jiwa naik 2,6 persen, rank seindonesia 463.
Kota Tanjung Balai
Rank seindonesia persentase kemiskinan 170, nilai 11,97 persen yang sedikit turun 1,97 persen dari tahun lalu. Jumlah penduduk miskin 22.250 orang turun 0,89 persen. Garis kemiskinan 592,57 ribu rupiah per kapita per bulan naik 6,95 persen, pendapatan perkapita 6,58 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 7,45 persen. Jumlah penduduk 186.150 jiwa naik 2,63 persen, rank seindonesia 361.
Kabupaten Tapanuli Tengah
Rank seindonesia persentase kemiskinan 181, nilai 11,80 persen yang naik 2,61 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 49.210 orang naik 4,5 persen. Garis kemiskinan 527,23 ribu rupiah per kapita per bulan naik 7,65 persen, pendapatan perkapita 3,46 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 6,03 persen. Jumlah penduduk 367.798 jiwa naik 0,22 persen, rank seindonesia 213.