Gunung Semeru Kembali Erupsi Dini Hari Ini (Selasa, 3 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (3/3/2026) pukul 01.52 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 2 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 123 detik.
(Baca: Kualitas Udara di Indonesia Sedikit Membaik pada 2021)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 3 Maret 2026 pukul 18.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 18 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 50-148 detik.
Kemudian, 8 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-8 milimeter dan lama gempa 33-75 detik serta 2 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 6-15 milimeter s-p 11-22 detik dan lama gempa 32-62 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 817 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 417 kali letusan.
(Baca: Mayoritas Warga Indonesia Akses Informasi Kualitas Udara dari Media Sosial)