Ini Kekayaan Bupati Pati Sudewo yang Terjerat OTT KPK

1
Nabilah Muhamad 23/01/2026 16:55 WIB
Image Loader
Memuat...
Harta Kekayaan Bupati Pati Sudewo Berdasarkan LHKPN (2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Bupati Pati Sudewo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 19 Januari 2026.

KPK menduga Sudewo terlibat praktik suap dalam proses pengisian jabatan desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

"KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama sejak 20 Januari-8 Februari 2026. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK,” kata Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur, Selasa (20/1/2026).

Merujuk pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Sudewo memiliki kekayaan senilai Rp31,52 miliar pada 2025.

Laporan tersebut disampaikan ke KPK pada 11 April 2025, ketika ia baru menjabat sebagai Bupati Pati.

Sebagian besar hartanya berupa aset properti senilai Rp17,03 miliar, terdiri dari 31 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Surakarta, Yogyakarta, Bogor, Blora, Tuban, dan Pati.

Sudewo juga memiliki alat transportasi senilai Rp6,34 miliar yang terdiri atas 4 unit mobil dan 3 unit sepeda motor.

Merek mobilnya adalah Toyota Innova (2013), Toyota Harrier Jeep (2014), Mitsubishi Pajero (2019), BMW X5 (2023), Toyota Alphard (2024), dan Toyota Land Cruiser (2019). Lalu merek sepeda motornya meliputi Honda Beat (2017) dan Suzuki TS125 (2004).

Selain itu, Bupati Pati ini tercatat memiliki surat berharga senilai Rp5,4 miliar; kas dan setara kas Rp1,96 miliar, dan harta bergerak lainnya Rp795 juta.

Berikut rincian harta kekayaan Sudewo pada 2025 yang tercatat dalam LHKPN:

  1. Tanah dan bangunan: Rp17.030.885.000
  2. Alat transportasi: Rp6.336.050.000
  3. Surat berharga: Rp5.397.500.000
  4. Kas dan setara kas: Rp1.960.276.746
  5. Harta bergerak lainnya: Rp795.000.000
  6. Harta kekayaan: Rp31.519.711.746

(Baca: Bupati Bekasi Ade Kuswara Terjerat OTT KPK, Ini Kekayaannya)

Editor : Adi Ahdiat
Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Populer

Loading...