Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Jambi Naik 0,75% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 29/09/2025 08:44 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Jambi, Jambi (2017-2024)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Jambi, Jambi mencapai 11,41% pada 2024.

Angka tersebut naik 0,75% dari tahun sebelumnya sebesar 10,66%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 5,87%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 8,27% pada 2024. Berarti, PoU di Kota Jambi lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Jambi yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 11,41% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 10 kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi, PoU di Kota Jambi ada di urutan ke-7. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Bungo (6,51%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kota Sungai Penuh (14,91%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Jambi pada 2024.

  1. Kabupaten Bungo: 6,51%
  2. Kabupaten Muaro Jambi: 7,78%
  3. Kabupaten Sarolangun: 9,89%
  4. Kabupaten Merangin: 10,21%
  5. Kabupaten Batang Hari: 10,97%
  6. Kabupaten Tebo: 11,03%
  7. Kota Jambi: 11,41%
  8. Kabupaten Kerinci: 12,22%
  9. Kabupaten Tanjung Jabung Timur: 13,25%
  10. Kabupaten Tanjung Jabung Barat: 13,9%

(Baca: Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Naik pada 2024)

Data Stories Terkini

Data Populer

Loading...