438 Hotspot Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Kamis, 5 Maret 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 05/03/2026 11:47 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 438 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 108 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Kamis (5/3/2026) pukul 11.47 WIB. Dari 438 titik panas terdeteksi, 14 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 408 titik skala sedang, dan 16 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Sebaran Korban Meninggal karena Banjir dan Longsor di Sumatera Utara (9 Desember 2025))

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Barat sebanyak 229 titik. Sulawesi Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 37 titik. Sulawesi Barat berada di posisi ketiga sebanyak 24 titik panas.

Sebanyak 23 titik panas terdeteksi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara menyusul dengan 22 titik panas, serta Aceh dan Kalimantan Tengah masing-masing memiliki 20 dan 15 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Sebaran Korban Meninggal karena Banjir dan Longsor di Aceh (9 Desember 2025))

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Populer

Loading...