17.798 Titik Panas Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Jumat, 2 Oktober 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 02/10/2026 11:15 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Kehutanan (Kemenhut), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 17.798 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 6698 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Jumat (2/10/2026) pukul 11.15 WIB. Dari 17.798 titik panas terdeteksi, 1002 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 16063 titik skala sedang, dan 733 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Jumlah Rumah Rusak akibat Banjir dan Longsor Sumatra (17 Desember 2025))

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Tengah sebanyak 5840 titik. Sumatera Selatan menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 3053 titik. Papua Selatan berada di posisi ketiga sebanyak 1552 titik panas.

Sebanyak 981 titik panas terdeteksi di Papua Barat, Kalimantan Timur menyusul dengan 862 titik panas, serta Kalimantan Selatan dan Maluku masing-masing memiliki 819 dan 677 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Puluhan RT di Jakarta Terdampak Banjir (5 Mei 2026))

Data Pasar

Macro update by
02 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 +0.62
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...