Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan semester Kota Tanjung Balai Sumatera Utara tahun 2025. Persentase penduduk miskin saat ini tercatat 10,67 persen, turun 1,3 poin persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 20.020 jiwa, berkurang sebanyak 2.230 jiwa dibanding periode 2024.
(Baca: 1,1% Penduduk di Kota Banjarmasin Beragama Katolik)
Sepanjang data 2004 hingga 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai titik tertinggi 18,35 persen pada tahun 2008. Nilai 10,67 persen di tahun 2025 merupakan catatan terendah sepanjang periode catatan data yang tersedia. Posisi peringkat persentase kemiskinan wilayah ini berada di urutan 187 dari total 514 kabupaten/kota se-Indonesia.
Selama 5 tahun terakhir, rata-rata persentase kemiskinan Kota Tanjung Balai berada di angka 12,17 persen. Nilai tahun 2025 tercatat lebih rendah 1,5 poin persen dibanding rata-rata lima tahun tersebut. Pertumbuhan penurunan persentase kemiskinan tahun 2025 mencapai 10,86 persen, menjadi penurunan terbesar sepanjang catatan historis data.
Kabupaten Batu Bara
Wilayah ini menduduki peringkat 213 secara nasional untuk persentase kemiskinan, dengan nilai 10,1 persen. Penurunan persentase kemiskinan tercatat 7,68 persen pada periode terakhir. Garis kemiskinan berada pada angka 613,49 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat tercatat 115,74 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 6,98 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 44.280 jiwa, atau lebih dari dua kali lipat jumlah penduduk miskin Kota Tanjung Balai.
Kota Gunung Sitoli
Dengan persentase kemiskinan 13,85 persen, wilayah ini menempati peringkat 99 secara nasional dari seluruh kabupaten kota di Indonesia. Tercatat terjadi penurunan persentase kemiskinan sebesar 5,91 persen pada periode pelaporan terakhir. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 521,96 ribu rupiah per kapita per bulan, sementara pendapatan per kapita penduduk mencapai 51,84 juta rupiah per tahun. Jumlah penduduk miskin tercatat 21.050 jiwa, sedikit lebih besar dibandingkan Kota Tanjung Balai.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Bone | 2004 - 2025)
Kabupaten Samosir
Persentase kemiskinan tercatat 10,79 persen dan menempati urutan 182 secara nasional, hanya satu peringkat di atas Kota Tanjung Balai. Terjadi penurunan persentase kemiskinan sebesar 7,22 persen pada tahun terakhir. Garis kemiskinan di wilayah ini merupakan yang terendah di antara kelompok wilayah perbandingan, yaitu sebesar 473,94 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita penduduk tercatat 44,95 juta rupiah per tahun, dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 13.800 jiwa.
Kota Sibolga
Wilayah ini menempati peringkat 207 secara nasional dengan persentase kemiskinan 10,28 persen. Penurunan persentase kemiskinan mencapai 9,75 persen pada periode terakhir, menjadi penurunan terbesar kedua setelah Kota Tanjung Balai di kelompok perbandingan. Garis kemiskinan tercatat 637,14 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita penduduk mencapai 82,12 juta rupiah per tahun. Jumlah penduduk miskin tercatat 9.020 jiwa, lebih kecil dibandingkan Kota Tanjung Balai.
Kabupaten Tapanuli Tengah
Persentase kemiskinan 11,03 persen menempatkan wilayah ini di peringkat 171 secara nasional. Penurunan persentase kemiskinan tercatat sebesar 6,53 persen pada periode pelaporan terakhir. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 546,22 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita penduduk merupakan yang terendah di kelompok perbandingan yaitu 36,14 juta rupiah per tahun. Jumlah penduduk miskin mencapai 46.790 jiwa.
Kota Tebing Tinggi
Wilayah ini menduduki peringkat 258 secara nasional dengan persentase kemiskinan 8,74 persen, menjadi nilai persentase kemiskinan terendah di seluruh kelompok wilayah perbandingan. Penurunan persentase kemiskinan hanya terjadi sedikit yaitu 0,57 persen pada periode terakhir. Garis kemiskinan mencapai 691,27 ribu rupiah per kapita per bulan, menjadi yang tertinggi di kelompok ini, dengan pendapatan per kapita penduduk 45,17 juta rupiah per tahun. Jumlah penduduk miskin tercatat 15.360 jiwa.