Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan tahun 2024 untuk Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan, yang menunjukkan persentase penduduk miskin naik sedikit menjadi 4,45 persen, dari 4,32 persen tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 15.980 orang, naik 660 orang, sementara jumlah penduduk keseluruhan 331.403 jiwa dengan pertumbuhan 1,05 persen. Rank seindonesia untuk persentase kemiskinan adalah 463, dan rank di pulau Kalimantan adalah 40.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Aceh Selatan pada 2024)
Dari data historis 2004-2024, persentase kemiskinan Kabupaten Kota Baru mencapai tertinggi di tahun 2006 (10 persen) dan terendah di tahun 2020 (4,22 persen). Pertumbuhan kemiskinan tertinggi di tahun 2005 (33,94 persen) dan terendah di tahun 2008 (-21,6 persen). Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 4,36 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) adalah 4,37 persen, menunjukkan sedikit naik. Rank seindonesia bergeser dari 387 di 2004 ke 463 di 2024, artinya posisi kemiskinan menjadi lebih buruk dibandingkan banyak kabupaten lain.
Dibandingkan kabupaten tetangga di Kalimantan Selatan, persentase kemiskinan Kabupaten Kota Baru (4,45 persen) lebih tinggi dari Kota Banjar Baru (3,79 persen) dan Kabupaten Tanah Laut (3,74 persen), tapi lebih rendah dari Kota Banjarmasin (4,58 persen) dan Kabupaten Balangan (4,87 persen). Jumlah penduduk miskinnya lebih banyak dari Kota Banjar Baru (11.070 orang) dan Kabupaten Balangan (6.680 orang), tapi lebih sedikit dari Kota Banjarmasin (33.380 orang).
Kota Banjar Baru
Rank seindonesia persentase kemiskinan Kota Banjar Baru adalah 488, posisi lebih baik dibandingkan Kabupaten Kota Baru. Persentase kemiskinan 3,79 persen, sedikit turun 0,98 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 11.070 orang, dengan jumlah penduduk keseluruhan 278.318 jiwa. Garis kemiskinan di kota ini adalah Rp7,81 juta per kapita per bulan, dengan pertumbuhan 3,65 persen. Pendapatan perkapita masyarakat adalah Rp53,09 juta per tahun, naik 6,79 persen dari tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan upaya penanggulangan kemiskinan di kota ini berjalan lebih efektif.
Kota Banjarmasin
Rank seindonesia persentase kemiskinan Kota Banjarmasin adalah 455, lebih baik dari Kabupaten Kota Baru. Persentase kemiskinan 4,58 persen, sedikit turun 0,27 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 33.380 orang, jumlah terbesar di wilayah perbandingan, dengan jumlah penduduk keseluruhan 679.637 jiwa. Garis kemiskinan di kota ini adalah Rp7,44 juta per kapita per bulan, naik 4,98 persen. Pendapatan perkapita masyarakat adalah Rp68,29 juta per tahun, naik 8,23 persen. Meskipun jumlah miskin banyak, pertumbuhan kemiskinan sedikit turun.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Malang Periode 2004 - 2024)
Kabupaten Barito Kuala
Rank seindonesia persentase kemiskinan Kabupaten Barito Kuala adalah 467, posisi lebih buruk dibandingkan Kabupaten Kota Baru. Persentase kemiskinan 4,36 persen, sedikit turun 4,55 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 14.040 orang, dengan jumlah penduduk keseluruhan 326.736 jiwa. Garis kemiskinan di kabupaten ini adalah Rp4,38 juta per kapita per bulan, naik 4,91 persen. Pendapatan perkapita masyarakat adalah Rp34,29 juta per tahun, naik 5,88 persen. Garis kemiskinan yang relatif rendah menunjukkan batas kemiskinan di wilayah ini lebih mudah tercapai.
Kabupaten Tabalong
Rank seindonesia persentase kemiskinan Kabupaten Tabalong adalah 419, posisi jauh lebih baik dibandingkan Kabupaten Kota Baru. Persentase kemiskinan 5,64 persen, sedikit turun 1,19 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 14.970 orang, dengan jumlah penduduk keseluruhan 264.694 jiwa. Garis kemiskinan di kabupaten ini adalah Rp6,37 juta per kapita per bulan, naik 3,45 persen. Pendapatan perkapita masyarakat adalah Rp122,31 juta per tahun, tertinggi di wilayah perbandingan, naik 3,88 persen. Pendapatan tinggi memberikan ruang lebih besar untuk penanggulangan kemiskinan.
Kabupaten Tanah Laut
Rank seindonesia persentase kemiskinan Kabupaten Tanah Laut adalah 491, posisi terbaik di wilayah perbandingan. Persentase kemiskinan 3,74 persen, sedikit naik 0,27 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 13.400 orang, dengan jumlah penduduk keseluruhan 366.757 jiwa. Garis kemiskinan di kabupaten ini adalah Rp6,70 juta per kapita per bulan, naik 7,98 persen. Pendapatan perkapita masyarakat adalah Rp58,23 juta per tahun, naik 4,23 persen. Meskipun persentase naik, rank yang baik menunjukkan wilayah ini masih termasuk kemiskinan rendah di Indonesia.
Kabupaten Balangan
Rank seindonesia persentase kemiskinan Kabupaten Balangan adalah 446, lebih baik dari Kabupaten Kota Baru. Persentase kemiskinan 4,87 persen, sedikit turun 5,52 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 6.680 orang, jumlah terendah di wilayah perbandingan, dengan jumlah penduduk keseluruhan 137.603 jiwa. Garis kemiskinan di kabupaten ini adalah Rp5,28 juta per kapita per bulan, naik 3,93 persen. Pendapatan perkapita masyarakat adalah Rp157,58 juta per tahun, tertinggi di semua wilayah perbandingan, naik 2,74 persen. Pendapatan tinggi membantu mengurangi jumlah penduduk miskin meskipun persentase masih cukup tinggi.