Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Muna Barat pada tahun 2024 sebesar 13,38%. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 14,03%. Dengan jumlah penduduk 90.010 jiwa, terdapat 11.360 penduduk miskin di kabupaten ini.
Perkembangan kemiskinan di Muna Barat mengalami fluktuasi selama periode 2016-2024. Persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2017, yaitu sebesar 16,24%. Sedangkan persentase terendah tercatat pada tahun 2020, yaitu 13,3%. Pertumbuhan angka kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2017 dengan 2,98%, sedangkan pertumbuhan terendah terjadi pada tahun 2018 dengan -12,75%. Dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir, kondisi ini sedikit lebih baik. Namun dibandingkan 5 tahun terakhir, lebih buruk.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Maluku Tengah 2016-2025)
Secara nasional, peringkat kemiskinan Muna Barat juga berfluktuasi. Pada tahun 2016, Muna Barat berada di peringkat 142. Peringkat ini sempat membaik menjadi 124 pada tahun 2017, kemudian kembali bergeser hingga akhirnya berada di peringkat 137 pada tahun 2024.
Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara, persentase kemiskinan Muna Barat berada di antara Kabupaten Kolaka Utara (13,51%) dan Kabupaten Konawe Utara (13,17%). Kabupaten Muna (13,78%) dan Kabupaten Kolaka Timur (13,71%) memiliki persentase lebih tinggi.
Kabupaten Kolaka Utara
Kabupaten Kolaka Utara mencatatkan persentase kemiskinan sebesar 13,51%, menempatkannya pada peringkat 134 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kabupaten ini mencapai 22.070 jiwa dari total populasi 142.001 jiwa. Pendapatan per kapita mencapai Rp 82,70 juta per tahun dengan pertumbuhan 7,29%. Garis kemiskinan di Kolaka Utara adalah Rp 529,19 ribu per kapita per bulan. Pertumbuhan penduduknya 2.51%.
Kabupaten Kolaka
Dengan persentase kemiskinan 11,67% dan peringkat 185 se-Indonesia, Kabupaten Kolaka memiliki 33.200 penduduk miskin dari total 252.003 jiwa. Pendapatan per kapita di Kolaka mencapai Rp 153,41 juta per tahun, mengalami pertumbuhan sebesar 5,73%. Garis kemiskinan di kabupaten ini tercatat sebesar Rp 477,91 ribu per kapita per bulan. Pertumbuhan penduduk 2.49%.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Bone | 2004 - 2024)
Kabupaten Konawe Utara
Kabupaten Konawe Utara memiliki persentase kemiskinan 13,17% dan menduduki peringkat 142 secara nasional. Dari total populasi 81.355 jiwa, terdapat 8.940 penduduk miskin. Pendapatan per kapita di kabupaten ini adalah Rp 77,30 juta per tahun, dengan pertumbuhan 6,19%. Garis kemiskinan tercatat sebesar Rp 407,71 ribu per kapita per bulan. Pertumbuhan penduduk 5.12%.
Kabupaten Konawe
Kabupaten Konawe memiliki persentase kemiskinan sebesar 13,25% dan menempati peringkat 139 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 33.990 jiwa dari total populasi 267.139 jiwa. Pendapatan per kapita adalah Rp 75,70 juta per tahun, menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 11,52%. Garis kemiskinan di kabupaten ini adalah Rp 425,03 ribu per kapita per bulan. Pertumbuhan penduduk 1.79%.
Kabupaten Muna
Kabupaten Muna mencatat persentase kemiskinan sebesar 13,78%, menempatkannya pada peringkat 128 di Indonesia. Jumlah penduduk miskinnya mencapai 31.820 jiwa dari total populasi 231.980 jiwa. Pendapatan per kapita di Muna sebesar Rp 41,62 juta per tahun, tumbuh sebesar 6,11%. Garis kemiskinan di kabupaten ini adalah Rp 434,75 ribu per kapita per bulan. Pertumbuhan penduduk 1.46%.
Kabupaten Kolaka Timur
Kabupaten Kolaka Timur memiliki persentase kemiskinan 13,71%, menempati peringkat 131 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 20.330 jiwa dari total populasi 129.598 jiwa. Pendapatan per kapita di kabupaten ini tercatat sebesar Rp 48,12 juta per tahun, dengan pertumbuhan 7,58%. Garis kemiskinan di Kolaka Timur adalah Rp 525,09 ribu per kapita per bulan. Pertumbuhan penduduk 2.24%.