Waspada! Pagi Ini Gunung Dukono Kembali Erupsi (Selasa, 21 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Selasa (21/4/2026) pukul 06.25 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 4 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 2.087 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 18 milimeter dan durasi 49,79 detik.
(Baca: Gempa Bumi Berkekuatan 4.5 M Guncang 14 Km Utara Dari San Carlos,)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 21 April 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 132 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6-34 milimeter dan lama gempa 29,8-97,23 detik.
Kemudian, 6 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 6-27 milimeter s-p 14,64-30,09 detik dan lama gempa 61,35-96,5 detik serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-4 milimeter dominan 2 milimeter.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.583 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (840 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 65 kali.