Kementerian LHK Temukan 5.310 Hotspot di Indonesia, Terbanyak di Kalimantan Barat (Jumat, 29 Agustus 2025)

1
Irfan Fadhlurrahman 29/08/2025 11:31 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 5.310 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 2386 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Jumat (29/8/2025) pukul 11.30 WIB. Dari 5.310 titik panas terdeteksi, 398 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 4825 titik skala sedang, dan 87 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Lima Gempa Bumi Terakhir yang Tercatat di BMKG (Sabtu, 19 Juli 2025 13:53:43 WIB))

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Barat sebanyak 4409 titik. Kalimantan Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 148 titik. Kepulauan Bangka Belitung berada di posisi ketiga sebanyak 143 titik panas.

Sebanyak 112 titik panas terdeteksi di Sumatera Selatan, Kalimantan Utara menyusul dengan 79 titik panas, serta Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Barat masing-masing memiliki 70 dan 59 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Gempa Bumi Berkekuatan 42 M Guncang Kepulauan Fox Aleutian)

Data Populer

Loading...