Gunung Ibu Kembali Erupsi Pagi Ini (Senin, 9 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Senin (9/3/2026) pukul 10.58 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 4 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 49 detik.
(Baca: Kalimantan Barat Hasilkan Emisi CO2 dari Karhutla Terbanyak sampai Juli 2023)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 9 Maret 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 97 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15-28 milimeter dan lama gempa 33-70 detik.
Kemudian, 8 kali harmonik dengan amplitudo 2-28 milimeter dan lama gempa 29-73 detik serta 113 kali gempa low frequency dengan amplitudo 2-10 milimeter dan lama gempa 17-29 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 916 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (469 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 386 kali.
(Baca: NTT Selalu Dilanda Karhutla 10 Tahun Terakhir, BMKG Imbau Tingkatkan Kesiagaan)