Gunung Ibu Kembali Erupsi Sore Ini (Minggu, 11 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu (11/1/2026) pukul 15.52 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 38 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 300 meter di atas puncak (1.625 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 milimeter dan durasi 59 detik.
(Baca: Titik Panas Karhutla di Sumsel Bertambah pada Pertengahan Oktober 2023)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 11 Januari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 126 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-28 milimeter dan lama gempa 31-77 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 8-15 milimeter dan lama gempa 41-45 detik serta 9 kali harmonik dengan amplitudo 2-28 milimeter dan lama gempa 65-129 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 160 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (87 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 63 kali.
(Baca: NTT Selalu Dilanda Karhutla 10 Tahun Terakhir, BMKG Imbau Tingkatkan Kesiagaan)