Gunung Semeru Kembali Erupsi Siang Ini (Kamis, 12 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Kamis (12/2/2026) pukul 13.24 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 31 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 130 detik.
(Baca: Titik Banjir Jakarta Bertambah (23 Januari 2026 Pukul 12.00 WIB))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 12 Februari 2026 pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan terjadi 18 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 73-127 detik.
Kemudian, 2 kali gempa guguran dengan amplitudo 8-10 mm dan lama gempa 43-62 detik serta 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-4 milimeter dan lama gempa 67-70 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 574 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 298 kali letusan.
(Baca: 295 Orang Meninggal karena Banjir dan Longsor di Sumut, Ini Sebarannya (4 Desember 2025))