Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi Siang Ini, Tinggi Letusan Sekitar 500 Meter
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Minggu (11/1/2026) pukul 12.11 WITA. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ili Lewotolok sudah erupsi 7 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 500 meter di atas puncak atau 1.923 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 32,7 milimeter dan durasi 96 detik.
(Baca: Gempa Bumi Berkekuatan 5.5 M Guncang 262 Km Timur Dari Levuka,)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 11 Januari 2026 pukul 00.00-23.59 WITA menunjukkan terjadi 183 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 24,1-33 milimeter dan lama gempa 39-44 detik.
Kemudian, 422 kali gempa hembusan dengan amplitudo 1,6-18,8 milimeter dan lama gempa 35-40 detik serta 73 kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 4,7-24,1 milimeter dan lama gempa 128-461 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok, serta sektoral selatan-tenggara dan barat sejauh 2,5 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 156 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (86 kali letusan) sedangkan Gunung Ili Lewotolok erupsi 7 kali.
(Baca: Gempa Bumi Berkekuatan 42 M Guncang Kepulauan Fox Aleutian)