Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kabupaten Sumedang tahun 2024, menunjukkan persentase penduduk miskin turun sedikit menjadi 9,1 persen dari 9,36 persen tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan -2,78 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 108.890 orang, turun 2.500 orang dari tahun lalu. Jumlah penduduk kabupaten ini 1.216.309 jiwa, naik 19.007 jiwa dengan pertumbuhan 1,59 persen, berada di rank seindonesia ke-263 untuk persentase kemiskinan dan rank pulau Jawa ke-57.
Data historis kemiskinan Sumedang periode 2004-2024 menunjukkan persentase tertinggi di 2007 (15,63 persen) dan terendah di 2019 (9,05 persen). Pertumbuhan kemiskinan tertinggi di 2005 (13,63 persen, naik) dan terendah di 2009 (-9,82 persen, turun). Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 9,53 persen, rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) 9,71 persen, jadi kondisi 2024 lebih baik dari keduanya. Rank seindonesia fluktuatif: dari 284 di 2004 ke 263 di 2024, naik di 2020-2021 sebelum turun lagi di 2022-2024.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit di Kab. Rokan Hilir 2018 - 2024)
Dibandingkan kabupaten tetangga di Jawa Barat, persentase kemiskinan Sumedang (9,1 persen) berada di antara Kota Cirebon (9,02 persen) dan Kabupaten Subang (9,49 persen). Jumlah penduduk miskin Sumedang lebih banyak dari Kota Cirebon (29.170 orang) dan Kabupaten Pangandaran (35.950 orang), tapi lebih sedikit dari Kabupaten Cianjur (239.300 orang) dan Kabupaten Garut (259.320 orang).
Kabupaten Cianjur
Berada di rank seindonesia ke-237 untuk persentase kemiskinan (10,14 persen), sedikit lebih tinggi dari Sumedang. Jumlah penduduk miskin mencapai 239.300 orang, dengan pertumbuhan turun sedikit (-0,32 persen) tahun lalu. Jumlah penduduk kabupaten ini 2.584.735 jiwa, naik 2,71 persen dengan rank seindonesia ke-11. Pendapatan per kapita 24,91 juta rupiah per tahun, rank seindonesia ke-471 yang jauh lebih rendah dari sebagian tetangga. Garis kemiskinan 466,51 ribu rupiah per kapita per bulan, rank seindonesia ke-386, menunjukkan biaya hidup yang cukup tinggi untuk masyarakatnya.
Kota Cirebon
Rank seindonesia ke-265 untuk persentase kemiskinan (9,02 persen), sedikit lebih rendah dari Sumedang. Jumlah penduduk miskin hanya 29.170 orang, dengan pertumbuhan turun sedikit (-1,09 persen) tahun lalu. Jumlah penduduk kota ini 354.679 jiwa, naik 1,65 persen dengan rank seindonesia ke-222. Pendapatan per kapita 88,56 juta rupiah per tahun, rank seindonesia ke-99 yang jauh lebih baik dari sebagian tetangga. Garis kemiskinan 545,59 ribu rupiah per kapita per bulan, rank seindonesia ke-252, menunjukkan biaya hidup yang paling tinggi di antara tetangga Sumedang.
Kabupaten Garut
(Baca: Tingkat Pengangguran Terbuka Periode 2016-2023)
Rank seindonesia ke-247 untuk persentase kemiskinan (9,68 persen), lebih tinggi dari Sumedang. Jumlah penduduk miskin mencapai 259.320 orang, dengan pertumbuhan turun sedikit (-0,45 persen) tahun lalu. Jumlah penduduk kabupaten ini 2.790.435 jiwa, naik 0,72 persen dengan rank seindonesia ke-8. Pendapatan per kapita 29,01 juta rupiah per tahun, rank seindonesia ke-434 yang masih rendah dibanding sebagian tetangga. Garis kemiskinan 393,46 ribu rupiah per kapita per bulan, rank seindonesia ke-496, menunjukkan biaya hidup yang paling rendah di antara tetangga Sumedang.
Kabupaten Pangandaran
Rank seindonesia ke-277 untuk persentase kemiskinan (8,75 persen), lebih rendah dari Sumedang. Jumlah penduduk miskin hanya 35.950 orang, dengan pertumbuhan turun sedikit (-2,04 persen) tahun lalu. Jumlah penduduk kabupaten ini 445.158 jiwa, naik 1,13 persen dengan rank seindonesia ke-177. Pendapatan per kapita 35,65 juta rupiah per tahun, rank seindonesia ke-371. Garis kemiskinan 470,07 ribu rupiah per kapita per bulan, rank seindonesia ke-378, menunjukkan biaya hidup yang cukup sebanding dengan Sumedang.
Kabupaten Purwakarta
Rank seindonesia ke-292 untuk persentase kemiskinan (8,41 persen), lebih rendah dari Sumedang. Jumlah penduduk miskin hanya 81.440 orang, dengan pertumbuhan turun sedikit (-0,12 persen) tahun lalu. Jumlah penduduk kabupaten ini 1.052.093 jiwa, naik 2,19 persen dengan rank seindonesia ke-84. Pendapatan per kapita 84,02 juta rupiah per tahun, rank seindonesia ke-110 yang sangat baik dibanding sebagian tetangga. Garis kemiskinan 467,95 ribu rupiah per kapita per bulan, rank seindonesia ke-381, menunjukkan biaya hidup yang cukup tinggi untuk masyarakatnya.
Kabupaten Subang
Rank seindonesia ke-254 untuk persentase kemiskinan (9,49 persen), lebih tinggi dari Sumedang. Jumlah penduduk miskin mencapai 152.560 orang, dengan pertumbuhan naik sedikit (0,15 persen) tahun lalu. Jumlah penduduk kabupaten ini 1.649.618 jiwa, naik 1,52 persen dengan rank seindonesia ke-36. Pendapatan per kapita 33,04 juta rupiah per tahun, rank seindonesia ke-401. Garis kemiskinan 434,16 ribu rupiah per kapita per bulan, rank seindonesia ke-440, menunjukkan biaya hidup yang lebih rendah dari Sumedang.