Gunung Ibu Kembali Erupsi Pagi Ini (Jumat, 17 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Jumat (17/4/2026) pukul 10.57 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 24 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak atau 1.725 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 47 detik.
(Baca: Penyakit yang Dialami Korban Banjir Sumatra per 5 Desember 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 17 April 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 112 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-28 milimeter dan lama gempa 35-76 detik.
Kemudian, 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-6 milimeter dan lama gempa 32-41 detik serta 20 kali harmonik dengan amplitudo 3-28 milimeter dan lama gempa 39-175 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.526 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (816 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 549 kali.
(Baca: Sebaran Korban Meninggal karena Banjir dan Longsor di Sumatera Barat (9 Desember 2025))