Kementerian LHK Temukan 465 Hotspot di Indonesia, Terbanyak di Aceh (Minggu, 18 Januari 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 18/01/2026 11:02 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 465 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 145 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Minggu (18/1/2026) pukul 11.02 WIB. Dari 465 titik panas terdeteksi, 1 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 452 titik skala sedang, dan 12 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Indonesia Punya Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Aceh sebanyak 96 titik. Kalimantan Barat menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 81 titik. Kalimantan Tengah berada di posisi ketiga sebanyak 59 titik panas.

Sebanyak 57 titik panas terdeteksi di Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah menyusul dengan 33 titik panas, serta Kalimantan Utara dan Maluku Utara masing-masing memiliki 26 dan 25 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Negara dengan Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia, Indonesia Pertama)

Data Populer

Loading...