Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini (Selasa, 27 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (27/1/2026) pukul 10.30 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 11 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 103 detik.
(Baca: Luas Sawah, Lahan, dan Kebun RI yang Rusak karena Banjir 2020-2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 27 Januari 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 27 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-22 milimeter dan lama gempa 85-174 detik.
Kemudian, 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 6 mm dan lama gempa 36 detik serta 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-7 milimeter dan lama gempa 33-38 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 361 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 193 kali letusan.
(Baca: Banjir dan Cuaca Ekstrem, Bencana Terbanyak di Indonesia pada 2025)