Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Abu Sekitar 400 Meter
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (6/1/2026) pukul 08.07 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 2 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak (4.076 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Hanya Ada 12 Wilayah yang Lulus Standar Kualitas Udara WHO 2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 6 Januari 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 37 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 56-143 detik.
Kemudian, 2 kali gempa guguran dengan amplitudo 3 mm dan lama gempa 46-69 detik serta 8 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-8 milimeter dan lama gempa 38-82 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 75 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 39 kali letusan.
(Baca: Survei Kurious: Banyak Orang Merasa Kualitas Udara Indonesia Buruk)