Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan tahun 2025 sebesar 12,67 persen. Angka ini turun sebesar 0,77 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat 13,44 persen, dengan penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 2.740 jiwa menjadi total 54.700 jiwa pada tahun berjalan.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Gorontalo Utara | 2007 - 2025)
Selama periode 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencatat nilai tertinggi pada tahun 2004 sebesar 35,40 persen. Nilai terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan angka kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebesar 5,92 persen, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada tahun 2008 sebesar 26,30 persen.
Secara peringkat nasional, Kabupaten Musi Rawas saat ini menempati urutan 133 dari 514 kabupaten kota seluruh Indonesia. Peringkat wilayah ini mengalami pergeseran dari urutan 27 pada tahun 2004, mengalami perubahan naik turun sepanjang periode pengamatan data 21 tahun.
Kabupaten Lahat
Wilayah ini menempati peringkat 102 secara nasional untuk persentase kemiskinan, dengan nilai tercatat 13,69 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 58.660 jiwa, dengan penurunan sedikit sebesar 2,54 persen tahun terakhir. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 71,12 juta rupiah per tahun, sedangkan garis kemiskinan ditetapkan sebesar 606,88 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kota Lubuk Linggau
(Baca: Desember 2025, Garis Kemiskinan Makanan dan Nonmakanan di DKI Jakarta Rp.852,77 Ribu /Kapita/Bulan)
Peringkat 195 secara nasional diraih untuk indikator persentase kemiskinan, dengan nilai tercatat 10,49 persen. Jumlah penduduk miskin di wilayah kota ini tercatat 26.350 jiwa, mengalami penurunan sebesar 4,70 persen pada tahun terakhir. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 37,69 juta rupiah per tahun, dengan garis kemiskinan sebesar 632,78 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Ogan Ilir
Secara nasional wilayah ini menempati peringkat 155 untuk indikator persentase kemiskinan, dengan nilai tercatat 11,69 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 53.210 jiwa, mengalami penurunan sebesar 4,11 persen pada tahun lalu. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 37,00 juta rupiah per tahun, dengan garis kemiskinan ditetapkan sebesar 614,66 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Ogan Komering Ilir
Peringkat 152 secara nasional didapatkan untuk indikator persentase kemiskinan, dengan nilai tercatat 11,84 persen. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini merupakan yang terbesar dibandingkan kelompok wilayah perbandingan, mencapai 105.260 jiwa dengan penurunan sedikit sebesar 1,04 persen tahun terakhir. Pendapatan per kapita tercatat 62,41 juta rupiah per tahun, garis kemiskinan sebesar 493,78 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Musi Rawas Utara
Wilayah ini menempati peringkat 82 secara nasional untuk indikator persentase kemiskinan, dengan nilai tercatat 15,25 persen. Angka kemiskinan mengalami penurunan sebesar 12,26 persen pada tahun terakhir, menjadi penurunan terbesar dibandingkan seluruh wilayah perbandingan. Pendapatan per kapita tercatat 50,16 juta rupiah per tahun, dengan garis kemiskinan sebesar 666,29 ribu rupiah per kapita per bulan.