Waspada! Sore Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Sabtu, 11 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu (11/4/2026) pukul 16.25 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 55 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 144 detik.
(Baca: Sebaran Titik Banjir Jakarta (13 Januari 2026 Pukul 08.00 WIB))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 11 April 2026 pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan terjadi 17 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-23 milimeter dan lama gempa 61-156 detik.
Kemudian, 5 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-7 milimeter dan lama gempa 40-59 detik serta 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 19 milimeter s-p 18 detik dan lama gempa 43 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.416 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 763 kali letusan.
(Baca: Ada 175 Kejadian Bencana di Indonesia per Awal 2026, Banjir Terbanyak)