Gunung Ibu Kembali Erupsi Pagi Ini (Minggu, 1 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu (1/3/2026) pukul 06.07 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 41 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 300 meter di atas puncak atau 1.625 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 53 detik.
(Baca: Tren Letusan Gunung Berapi dalam Beberapa Tahun Terakhir)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 1 Maret 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 89 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15-28 milimeter dan lama gempa 32-74 detik.
Kemudian, 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 5 mm dan lama gempa 34 detik serta 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 8-10 milimeter dan lama gempa 32-37 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 802 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (413 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 342 kali.
(Baca: Negara dengan Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia, Indonesia Pertama)