Waspada! Malam Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Kamis, 26 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Kamis (26/2/2026) pukul 22.12 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 21 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 milimeter dan durasi 118 detik.
(Baca: Indonesia Punya Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 26 Februari 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 24 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 62-213 detik.
Kemudian, 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 5 mm dan lama gempa 86 detik serta 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 10 milimeter s-p 40 detik dan lama gempa 101 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 778 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 405 kali letusan.
(Baca: Tren Letusan Gunung Berapi dalam Beberapa Tahun Terakhir)