Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Rokan Hilir Capai 11,26% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 01/07/2026 08:48 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Rokan Hilir, Riau sebesar 11,26% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,79% dari tahun sebelumnya sebesar 10,47%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 3,02%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Rokan Hilir lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Rokan Hilir yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 11,26% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 11 kabupaten/kota lain di Provinsi Riau, PoU di Kabupaten Rokan Hilir ada di urutan ke-8. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Pekanbaru (8,11%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Indragiri Hulu (13,9%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Riau pada 2025.

  1. Kota Pekanbaru: 8,11%
  2. Kabupaten Pelalawan: 9,56%
  3. Kabupaten Bengkalis: 9,82%
  4. Kabupaten Kuantan Singingi: 9,98%
  5. Kabupaten Rokan Hulu: 10,1%
  6. Kota Dumai: 10,18%
  7. Kabupaten Kampar: 10,47%
  8. Kabupaten Rokan Hilir: 11,26%
  9. Kabupaten Siak: 11,97%
  10. Kabupaten Kepulauan Meranti: 12,66%

(Baca: Kulon Progo, Wilayah Yogyakarta dengan Angka Kemiskinan Tertinggi Maret 2025)

Data Pasar

Macro update by
01 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.906 +0.41
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...