Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Siak pada tahun 2024 sebesar 5,08%. Angka ini menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 5,23%. Dengan jumlah penduduk 487.673 jiwa, terdapat 26.720 penduduk miskin di Kabupaten Siak.
Pada tahun 2024, jumlah penduduk miskin berkurang 270 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Persentase kemiskinan di Siak mencatatkan pertumbuhan negatif turun 2,87%. Secara nasional, Kabupaten Siak berada di peringkat 439 dalam hal persentase kemiskinan. Dibandingkan kabupaten lain di Riau, Siak berada di antara Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai.
(Baca: Jumlah Penduduk di Papua | 2024)
Data historis menunjukkan fluktuasi angka kemiskinan di Kabupaten Siak selama periode 2004-2024. Persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2004, yaitu 9,62%. Angka terendah tercatat pada tahun 2012 dan 2022, yaitu 5,17% dan 5,07% secara berturut-turut. Pertumbuhan angka kemiskinan terendah terjadi pada tahun 2005, yaitu -20,79%, sementara pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2008, yaitu 17,97%. Rata-rata persentase kemiskinan dalam tiga tahun terakhir adalah 5,16%, sedangkan dalam lima tahun terakhir adalah 5,15%.
Dibandingkan dengan kabupaten lain di Riau dengan persentase kemiskinan berdekatan, Kabupaten Siak memiliki kondisi yang bervariasi. Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal jumlah penduduk miskin, persentase kemiskinan, jumlah penduduk, garis kemiskinan, dan pendapatan per kapita.
Kabupaten Bengkalis
Kabupaten Bengkalis, dengan persentase kemiskinan 6,36%, berada di urutan 386 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 36.560 jiwa dari total 671.725 jiwa. Garis kemiskinan di Bengkalis adalah Rp 755.572 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 29,69 juta per tahun. Bengkalis mencatatkan pertumbuhan penduduk sebesar 3,05% dan pertumbuhan jumlah penduduk miskin sebesar 1,27%.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Bengkulu Selatan Periode 2004 - 2024)
Kota Dumai
Kota Dumai memiliki persentase kemiskinan 3,14%, menempatkannya di urutan 501 secara nasional. Jumlah penduduk miskin tercatat 10.020 jiwa dari total 349.389 jiwa. Garis kemiskinan di Dumai adalah Rp 631.652 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 15,81 juta per tahun. Dumai mengalami pertumbuhan penduduk sebesar 3,35% tetapi jumlah penduduk miskin mengalami pertumbuhan negatif -1,28%.
Kabupaten Indragiri Hilir
Dengan persentase kemiskinan 5,66%, Kabupaten Indragiri Hilir berada di peringkat 416 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 41.050 jiwa dari total 705.041 jiwa. Garis kemiskinan di Indragiri Hilir adalah Rp 629.570 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 13,87 juta per tahun. Indragiri Hilir mencatatkan pertumbuhan penduduk sebesar 2,14% dan pertumbuhan jumlah penduduk miskin sebesar 0,47%.
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Indragiri Hulu mencatatkan persentase kemiskinan 6,02%, berada di urutan 400 secara nasional. Jumlah penduduk miskin tercatat 27.530 jiwa dari total 482.445 jiwa. Garis kemiskinan di Indragiri Hulu adalah Rp 660.349 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 12,91 juta per tahun. Indragiri Hulu memiliki pertumbuhan penduduk 3,43%, sedangkan jumlah penduduk miskin tumbuh 0,47%.
Kota Pekanbaru
Kota Pekanbaru memiliki persentase kemiskinan 3,15%, menempatkannya di urutan 500 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 38.170 jiwa dari total 1.138.530 jiwa. Garis kemiskinan di Pekanbaru adalah Rp 749.522 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 16,69 juta per tahun. Pekanbaru mencatatkan pertumbuhan penduduk sebesar 2,01% dan pertumbuhan jumlah penduduk miskin sebesar 1,33%.