Data per September 2024, volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 di Kalimantan Tengah tercatat 18.391 kg. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 41 kg. Sebelumnya, Kalimantan Tengah pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada April 2019 dengan angka volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 mencapai 18.391 kg. Adapun dalam enam tahun terakhir, volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 tercatat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 3.718,61%
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Nilai PDRB ADHB Konstruksi Periode 2013-2025)
Rata-rata volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 di Indonesia saat ini sebesar 390,91 ribu kg data per Maret 2025. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya.
(Baca: Rata-Rata Lama Menginap Tamu Indonesia di Hotel Bintang Periode 2013-2023)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), DKI Jakarta tercatat dengan volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 terbanyak, yaitu 4,84 juta kg. Volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 di DKI Jakarta saat ini setara dengan 56,31% dari total seluruh provinsi. Dengan selisih cukup besar dibandingkan peringkat sebelumnya, Jawa Timur berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya, volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 di provinsi ini tumbuh 63,41%. Jumlah volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 di provinsi ini dilaporkan 1,28 juta kg. Adapun untuk periode sebelumnya tercatat sebanyak 849,65 ribu kg.
Berikutnya, volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 di Jawa Tengah naik 44,69% menjadi 688,17 ribu kg dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya, Banten dengan volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 624,86 ribu kg (naik 3,46%) dan Kep. Riau dengan volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 447,06 ribu kg (naik 67,85%)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan volume impor instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis asal pelabuhan kode hs 90 tertinggi pada Maret 2025:
- DKI Jakarta 4,84 juta kg
- Jawa Timur 1,28 juta kg
- Jawa Tengah 688,17 ribu kg
- Banten 624,86 ribu kg
- Kep. Riau 447,06 ribu kg
- Kalimantan Selatan 288,28 ribu kg
- Jawa Barat 196,21 ribu kg
- Sulawesi Tengah 130,53 ribu kg
- Sumatera Utara 31.741 kg
- Maluku Utara 21.785 kg