Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin Provinsi Jambi periode semester September 2025 sebesar 261.250 jiwa. Pada semester terakhir ini terjadi penurunan sebesar 9.690 jiwa atau -3,58 persen dibandingkan periode Maret 2025. Secara historis sejak tahun 1999, jumlah penduduk miskin di wilayah ini menunjukan tren turun dengan total penurunan mencapai 61,41 persen selama 26 tahun pengamatan.
(Baca: PDRB Pengeluaran Net Ekspor di Gorontalo | 2025)
Rata-rata pertumbuhan 3 semester terakhir menunjukkan penurunan sebesar 0,49 persen setiap periode, sementara rata-rata 5 semester terakhir tercatat penurunan sebesar 1,60 persen. Kondisi 3 semester terakhir menunjukkan laju penurunan yang lebih sedikit lambat dibandingkan 5 semester sebelumnya. Puncak jumlah penduduk miskin tercatat pada akhir tahun 1999 dengan jumlah 677.000 jiwa, sedangkan titik terendah terjadi pada akhir tahun 2009 dengan 245.000 jiwa.
Untuk semester September 2025, Provinsi Jambi menempati peringkat ke-7 dari seluruh provinsi di Pulau Sumatera, dan peringkat ke-20 secara nasional. Dalam kurun 5 semester terakhir, peringkat Jambi di tingkat nasional bergerak di rentang 20 hingga 23, dengan perbaikan 2 peringkat pada periode terakhir dibandingkan semester Maret 2024. Selama 40 periode pengamatan, tercatat 24 kali periode penurunan jumlah penduduk miskin dan 15 kali periode kenaikan.
Kenaikan jumlah penduduk miskin tertinggi sepanjang catatan terjadi pada semester Maret 2012 dengan peningkatan 19.870 jiwa atau 7,89 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara penurunan terbesar tercatat pada akhir tahun 2002 dengan pengurangan 350.120 jiwa atau setara 51,72 persen. Pada periode terakhir, nilai jumlah penduduk miskin Jambi tercatat berada di bawah nilai rata-rata seluruh periode pengamatan.
Sumatera Barat
Sumatera Barat menempati peringkat ke-6 di Pulau Sumatera dan peringkat 17 secara nasional untuk semester terakhir, dengan jumlah penduduk miskin tercatat 312.300 jiwa. Wilayah ini mencatat penurunan sedikit sebesar 50 jiwa atau -0,02 persen dibandingkan semester sebelumnya, menjadikan laju penurunan wilayah ini paling lambat dibandingkan seluruh provinsi yang tercatat dalam data perbandingan. Nilai penduduk miskin Sumatera Barat tercatat 51.050 jiwa lebih tinggi dibandingkan nilai Provinsi Jambi pada periode yang sama.
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tenggara berada di peringkat ke-3 tingkat pulau dan peringkat 18 nasional, dengan jumlah penduduk miskin sebesar 295.310 jiwa. Wilayah ini mencatat penurunan sebesar 9.120 jiwa atau -3 persen dibandingkan periode sebelumnya, menjadi wilayah dengan penurunan terbesar kedua dalam kelompok data perbandingan. Nilai penduduk miskin Sulawesi Tenggara 34.060 jiwa lebih tinggi dari Provinsi Jambi, namun memiliki laju penurunan yang lebih sedikit cepat dibandingkan rata-rata 3 semester terakhir Jambi.
Maluku
(Baca: Persentase Rumah Tangga dengan Status Kepemilikan Rumah Kontrak/Sewa di Perdesaan di Sulawesi Selatan | 2025)
Maluku menempati urutan pertama tingkat pulau dan peringkat 19 secara nasional, dengan jumlah penduduk miskin tercatat 286.860 jiwa. Wilayah ini mencatat penurunan sedikit sebesar 900 jiwa atau -0,31 persen dibandingkan semester sebelumnya. Maluku memiliki nilai penduduk miskin 25.610 jiwa lebih tinggi dibandingkan Jambi, namun memiliki laju penurunan yang jauh lebih lambat dibandingkan penurunan 3,58 persen yang dicapai Jambi pada periode terakhir.
Bengkulu
Bengkulu berada di peringkat ke-8 tingkat Pulau Sumatera dan peringkat 21 nasional, dengan jumlah penduduk miskin sebesar 250.190 jiwa. Wilayah ini mencatat penurunan sebesar 2.780 jiwa atau -1,1 persen dibandingkan periode sebelumnya. Nilai penduduk miskin Bengkulu tercatat 11.060 jiwa lebih rendah dibandingkan Provinsi Jambi, namun peringkat nasional Bengkulu masih satu tingkat lebih buruk dibandingkan peringkat Jambi pada semester September 2025.
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur menempati peringkat ke-2 tingkat pulau Kalimantan dan peringkat 22 secara nasional, dengan jumlah penduduk miskin tercatat 202.040 jiwa. Wilayah ini merupakan satu-satunya daerah dalam kelompok perbandingan yang mencatat kenaikan jumlah penduduk miskin, dengan penambahan sebesar 2.330 jiwa atau 1,17 persen dibandingkan periode sebelumnya. Nilai penduduk miskin Kalimantan Timur 59.210 jiwa lebih rendah dibandingkan Jambi, namun tren pertumbuhan positif ini berlawanan dengan tren penurunan yang terjadi di Jambi.
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara berada di peringkat ke-4 tingkat Pulau Sulawesi dan peringkat 23 secara nasional, dengan jumlah penduduk miskin sebesar 172.130 jiwa. Wilayah ini mencatat penurunan sebesar 1.710 jiwa atau -0,98 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sulawesi Utara memiliki nilai penduduk miskin terendah dari seluruh wilayah dalam data perbandingan, yaitu 89.120 jiwa lebih rendah dibandingkan jumlah penduduk miskin Provinsi Jambi pada semester September 2025.