Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan Kota Banjar Baru tahun 2024 mencapai 3,79 persen, sedikit turun dari 3,92 persen tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin di kota ini sebanyak 11.070 orang, sedangkan total penduduknya meningkat sedikit menjadi 278.318 jiwa dengan pertumbuhan 2,95 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Lamandau | 2024)
Dari data historis kemiskinan periode 2004-2024, persentase kemiskinan Kota Banjar Baru tertinggi terjadi tahun 2006 sebesar 6,11 persen, sedangkan terendah di tahun 2024. Pertumbuhan angka kemiskinan terendah ada di tahun 2007 turun 33,22 persen, sedangkan tertinggi di tahun 2006 sebesar 34,88 persen. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 3,96 persen, lebih rendah dari rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) sebesar 4,06 persen. Peringkat kemiskinan Kota Banjar Baru se-Indonesia naik sedikit dari urutan ke-493 tahun 2023 ke urutan ke-488 tahun 2024.
Kota Banjar Baru berada di urutan ke-4 dari 7 kabkota yang dibandingkan di Kalimantan Selatan berdasarkan persentase kemiskinan tahun 2024. Hanya Kabupaten Hulu Sungai Selatan (3,38 persen), Kabupaten Tanah Bumbu (3,41 persen), dan Kabupaten Tanah Laut (3,74 persen) yang memiliki persentase kemiskinan lebih rendah. Jumlah penduduk miskin Kota Banjar Baru (11.070 orang) lebih sedikit dibandingkan Kota Banjarmasin (33.380 orang), Kabupaten Barito Kuala (14.040 orang), dan Kabupaten Kota Baru (15.980 orang).
Kota Banjarmasin
Persentase kemiskinan Kota Banjarmasin tahun 2024 sebesar 4,58 persen, sedikit turun dari tahun sebelumnya dengan pertumbuhan -1,08 persen. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini sebanyak 33.380 orang, berasal dari total penduduk 679.637 jiwa yang tumbuh sedikit sebesar 0,55 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di Kota Banjarmasin mencapai Rp743,87 ribu per kapita per bulan dengan pertumbuhan 4,98 persen, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat sebesar Rp68,29 juta per tahun dengan pertumbuhan 8,23 persen. Peringkat kemiskinan Kota Banjarmasin se-Indonesia berada di urutan ke-455, yang lebih baik dibandingkan Kota Banjar Baru yang berada di urutan ke-488.
Kabupaten Barito Kuala
Persentase kemiskinan Kabupaten Barito Kuala tahun 2024 sebesar 4,36 persen, turun sedikit dengan pertumbuhan -5,22 persen. Jumlah penduduk miskinnya sebanyak 14.040 orang dari total penduduk 326.736 jiwa yang tumbuh sedikit sebesar 1,41 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di wilayah ini mencapai Rp437,58 ribu per kapita per bulan dengan pertumbuhan 4,91 persen, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat sebesar Rp34,29 juta per tahun dengan pertumbuhan 5,88 persen. Peringkat kemiskinan se-Indonesia berada di urutan ke-467, masih lebih baik dibandingkan Kota Banjar Baru.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah Periode 2004 - 2024)
Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Persentase kemiskinan Kabupaten Hulu Sungai Selatan tahun 2024 sebesar 3,38 persen, turun sedikit dengan pertumbuhan -15,30 persen, menjadi yang terendah di antara wilayah yang dibandingkan. Jumlah penduduk miskinnya sebanyak 8.140 orang dari total penduduk 238.413 jiwa yang tumbuh sedikit sebesar 0,88 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di sini mencapai Rp583,55 ribu per kapita per bulan dengan pertumbuhan 6,52 persen, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat sebesar Rp41,47 juta per tahun dengan pertumbuhan 6,77 persen. Peringkat kemiskinan se-Indonesia berada di urutan ke-497, yang merupakan peringkat terbaik di antara wilayah yang dibandingkan.
Kabupaten Kota Baru
Persentase kemiskinan Kabupaten Kota Baru tahun 2024 sebesar 4,45 persen, naik sedikit dengan pertumbuhan 3,01 persen. Jumlah penduduk miskinnya sebanyak 15.980 orang dari total penduduk 331.403 jiwa yang tumbuh sedikit sebesar 1,05 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di wilayah ini mencapai Rp592,23 ribu per kapita per bulan dengan pertumbuhan 6,33 persen, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat sebesar Rp108,02 juta per tahun dengan pertumbuhan 4,81 persen. Peringkat kemiskinan se-Indonesia berada di urutan ke-463, lebih baik dibandingkan Kota Banjar Baru.
Kabupaten Tanah Bumbu
Persentase kemiskinan Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2024 sebesar 3,41 persen, turun sedikit dengan pertumbuhan -17,23 persen. Jumlah penduduk miskinnya sebanyak 14.680 orang dari total penduduk 351.327 jiwa yang tumbuh sedikit sebesar 2,21 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di sini mencapai Rp643,65 ribu per kapita per bulan dengan pertumbuhan 3,94 persen, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat sebesar Rp104,30 juta per tahun dengan pertumbuhan 4,50 persen. Peringkat kemiskinan se-Indonesia berada di urutan ke-496, hanya di bawah Kabupaten Hulu Sungai Selatan di antara wilayah yang dibandingkan.
Kabupaten Tanah Laut
Persentase kemiskinan Kabupaten Tanah Laut tahun 2024 sebesar 3,74 persen, naik sedikit dengan pertumbuhan 0,27 persen. Jumlah penduduk miskinnya sebanyak 13.400 orang dari total penduduk 366.757 jiwa yang tumbuh sedikit sebesar 1,60 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di wilayah ini mencapai Rp670,06 ribu per kapita per bulan dengan pertumbuhan 7,98 persen, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat sebesar Rp58,23 juta per tahun dengan pertumbuhan 4,23 persen. Peringkat kemiskinan se-Indonesia berada di urutan ke-491, lebih baik dibandingkan Kota Banjar Baru.