Waspada! Pagi Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Sabtu, 18 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu (18/4/2026) pukul 07.24 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 49 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 800 meter di atas puncak (4.476 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 130 detik.
(Baca: Bagaimana Cara Warga Identifikasi Udara Bersih di Tengah Buruknya Kualitas Udara?)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 18 April 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 11 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 milimeter dan lama gempa 94-152 detik.
Kemudian, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 6 milimeter dan lama gempa 32 detik serta 1 kali harmonik dengan amplitudo 7 milimeter dan lama gempa 214 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.542 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 824 kali letusan.
(Baca: Kualitas Udara di Bangladesh Paling Buruk se-Dunia, Bagaimana Indonesia?)