Kemendikbud merilis data tentang skor tertinggi dalam ujian masuk sekolah lewat jalur prestasi raport Jawa Barat tahun 2025, khususnya untuk siswa yang tembus ke SMAN 7 Kota Depok di urutan 10 besar terbawah. Data kolom nilai ujian terstandar menunjukkan bahwa 8 dari 10 siswa memperoleh nilai minimal 170, sedangkan 2 lainnya mendapatkan 160. Nilai tes terstandar ini didukung oleh rata-rata nilai rapor yang cukup tinggi selama bersekolah di sekolah asal, sehingga meskipun nilai tes tidak terlalu tinggi, mereka masih bisa lolos. Rata-rata nilai ujian terstandar dari 10 siswa ini adalah 168, dengan nilai terendah di posisi TOP 10 adalah 160.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Statistik Nilai Ekspor SITC Kode 04 Gandum dan Olahan Gandum Periode 2023-2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 7 Kota Depok melalui jalur prestasi. Siswa yang ada dalam daftar ini mendapatkan nilai terbaik dalam ujian terstandar dan nilai raport di urutan 10 besar terbawah dilihat berdasarkan nilai akhir keseluruhan. Tes standar kali ini terdiri dari 30 soal dengan setiap soal bernilai 10 poin, sehingga skor tertinggi yang bisa dicapai adalah 300 poin.
Krisna Mukti Surya Gunawan
Krisna Mukti Surya Gunawan berasal dari MTsS Al Hidayah Sukatani, anak berprestasi yang berhasil lolos ke SMAN 7 Kota Depok dengan urutan nilai ke-47. Dalam tes terstandar, ia memperoleh nilai 170 poin, yang berarti ia tidak menjawab dengan benar sebanyak 13 soal. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 7 Kota Depok adalah sekitar 3,68 km.
- Skor nilai raport: 462,167 poin
- Nilai ujian terstandar: 170 poin
- Nilai akhir: 316,08 poin
Khirana Dwi Ayunda
Khirana Dwi Ayunda, alumni MTsS Al Hidayah Sukatani, berhasil menempati urutan nilai ke-48 dalam seleksi masuk SMAN 7 Kota Depok. Ia mendapatkan nilai 170 pada tes terstandar, artinya ada 13 soal yang tidak berhasil ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 4,54 km.
- Skor nilai raport: 466,292 poin
- Nilai ujian terstandar: 170 poin
- Nilai akhir: 318,15 poin
Nathan Dwi Ardyansyah
Nathan Dwi Ardyansyah dari SMP Negeri 15 Depok lolos ke SMAN 7 Kota Depok dengan urutan nilai ke-49. Dalam tes terstandar, ia memperoleh 170 poin, yang berarti ia tidak berhasil menjawab 13 soal dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah adalah sekitar 4,20 km.
- Skor nilai raport: 457,273 poin
- Nilai ujian terstandar: 170 poin
- Nilai akhir: 313,64 poin
Faiha Nada Zalfa
Faiha Nada Zalfa, lulusan SMP IT Arafah, berhasil lolos ke SMAN 7 Kota Depok dengan urutan nilai ke-50. Ia mendapatkan 170 poin pada tes terstandar, artinya ada 13 soal yang tidak ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah adalah sekitar 2,66 km.
- Skor nilai raport: 449,273 poin
- Nilai ujian terstandar: 170 poin
- Nilai akhir: 309,64 poin
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA12 Kota Depok 2025)
Anindita Nazwa Putri
Anindita Nazwa Putri dari SMP IT Arafah menempati urutan nilai ke-51 dalam seleksi masuk SMAN 7 Kota Depok. Ia memperoleh 170 poin pada tes terstandar, yang berarti 13 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah adalah sekitar 659 meter.
- Skor nilai raport: 455,364 poin
- Nilai ujian terstandar: 170 poin
- Nilai akhir: 312,68 poin
Matthew Arenra Purba
Matthew Arenra Purba, alumni SMP Negeri 7 Depok, lolos ke SMAN 7 Kota Depok dengan urutan nilai ke-52. Ia mendapatkan 170 poin pada tes terstandar, artinya ada 13 soal yang tidak ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah adalah sekitar 4,62 km.
- Skor nilai raport: 453,0 poin
- Nilai ujian terstandar: 170 poin
- Nilai akhir: 311,5 poin
Zidan Rasyid Akbari
Zidan Rasyid Akbari dari SMP IT Arafah berhasil menempati urutan nilai ke-53 dalam seleksi masuk SMAN 7 Kota Depok. Ia memperoleh 170 poin pada tes terstandar, yang berarti 13 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah adalah sekitar 4,12 km.
- Skor nilai raport: 447,364 poin
- Nilai ujian terstandar: 170 poin
- Nilai akhir: 308,68 poin
Calissa Tifany Putri
Calissa Tifany Putri, lulusan SMP Negeri 8 Depok, lolos ke SMAN 7 Kota Depok dengan urutan nilai ke-54. Ia mendapatkan 170 poin pada tes terstandar, artinya ada 13 soal yang tidak ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah adalah sekitar 5,61 km.
- Skor nilai raport: 446,182 poin
- Nilai ujian terstandar: 170 poin
- Nilai akhir: 308,09 poin
Muhamad Rafanza Alfarezi
Muhamad Rafanza Alfarezi dari SMP Negeri 11 berhasil menempati urutan nilai ke-55 dalam seleksi masuk SMAN 7 Kota Depok. Ia memperoleh 160 poin pada tes terstandar, yang berarti 14 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah adalah sekitar 3,89 km.
- Skor nilai raport: 462,636 poin
- Nilai ujian terstandar: 160 poin
- Nilai akhir: 311,32 poin
Ersa Shafiyyah
Ersa Shafiyyah, alumni MTsS Al Hidayah Sukatani, lolos ke SMAN 7 Kota Depok dengan urutan nilai ke-56. Ia mendapatkan 160 poin pada tes terstandar, artinya ada 14 soal yang tidak ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah adalah sekitar 4,52 km.
- Skor nilai raport: 463,438 poin
- Nilai ujian terstandar: 160 poin
- Nilai akhir: 311,72 poin