Data dari Kemendikbud tahun 2025 menunjukkan nilai ujian terstandar untuk 10 siswa yang lolos ke SMA NEGERI 14 DEPOK melalui jalur prestasi raport dan berada di urutan 10 besar terbawah berdasarkan nilai akhir berkisar antara 200 hingga 230 poin. Nilai terstandar minimal ini didukung oleh nilai raport rata-rata yang tinggi selama masa SMP, sebaliknya siswa dengan nilai ujian terstandar lebih tinggi (seperti 230) memiliki nilai raport yang sedikit lebih rendah dibandingkan yang lain. Sebaran nilai ujian terstandar ini memiliki rata-rata 210 poin, dengan nilai terendah 200 poin berada pada posisi TOP 10 terbawah nilai akhir.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
(Baca: Nilai Investasi PMA Sektor Industri Kimia dan Farmasi Periode 2013-2025)
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMA NEGERI 14 DEPOK melalui jalur prestasi. Siswa-siswa ini termasuk 10 besar terbawah berdasarkan nilai akhir keseluruhan, namun memiliki prestasi yang baik dalam nilai rapor dan ujian terstandar. Ujian terstandar tahun ini terdiri dari 30 soal dengan bobot 10 poin per soal, sehingga skor tertinggi yang dapat dicapai adalah 300 poin. Skor 230 berarti siswa tidak menjawab dengan benar sebanyak 7 soal, 220 berarti 8 soal tidak dijawab dengan tepat, 210 berarti 9 soal tidak berhasil diselesaikan dengan benar, dan 200 berarti 10 soal tidak dijawab dengan benar.
Muhammad Fathir
Berasal dari SMP Negeri 26 Depok, Muhammad Fathir berada pada urutan nilai ke-5 dalam daftar ini. Dalam ujian terstandar, ia berhasil memperoleh skor 230, yang berarti ada 7 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya dengan SMA NEGERI 14 DEPOK adalah sekitar 2,02 km. Sebagai siswa berprestasi, ia mampu menyeimbangkan nilai rapor dan ujian terstandar untuk lolos ke sekolah impiannya.
- Skor nilai raport: 447,727 poin
- Nilai ujian terstandar: 230 poin
- Nilai akhir: 338,86 poin
Elvina Tabinaputri Maritza
Elvina Tabinaputri Maritza berasal dari SMP IT Darul Abidin dan berada pada urutan nilai ke-6. Ia memperoleh skor 220 dalam ujian terstandar, yang menunjukkan ada 8 soal yang tidak ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan hanya sekitar 779,53 meter, memudahkannya untuk pergi ke sekolah setiap hari.
- Skor nilai raport: 451,182 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 335,59 poin
Zahra Afifah Octaviani
Zahra Afifah Octaviani dari SMP Negeri 2 Depok berada pada urutan nilai ke-7. Skor ujian terstandarnya adalah 220, yang berarti ada 8 soal yang tidak ia selesaikan dengan benar. Jarak rumahnya dengan SMA NEGERI 14 DEPOK adalah sekitar 1,90 km, sehingga ia perlu menyiapkan waktu perjalanan yang cukup setiap hari.
- Skor nilai raport: 441,273 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 330,64 poin
Fadhilah Kinaya Heriyanti
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA NEGERI 14 DEPOK 2025)
Berasal dari Mts N 4 Jakarta Selatan, Fadhilah Kinaya Heriyanti berada pada urutan nilai ke-8. Ia memperoleh skor 210 dalam ujian terstandar, yang berarti ada 9 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan hanya sekitar 147,55 meter, membuatnya dapat mencapai sekolah dalam waktu singkat.
- Skor nilai raport: 461,417 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 335,71 poin
Aathifah Nuraini
Aathifah Nuraini dari SMP Gelora Depok berada pada urutan nilai ke-9. Skor ujian terstandarnya adalah 210, yang menunjukkan ada 9 soal yang tidak ia berhasil jawab dengan tepat. Jarak rumahnya dengan SMA NEGERI 14 DEPOK adalah sekitar 3,28 km, sehingga ia mungkin perlu menggunakan transportasi umum untuk pergi ke sekolah.
- Skor nilai raport: 446,909 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 328,45 poin
Skolastika Fausta Bening Putri Frasdika
Skolastika Fausta Bening Putri Frasdika berasal dari SMP Negeri 1 Depok dan berada pada urutan nilai ke-10. Ia memperoleh skor 200 dalam ujian terstandar, yang berarti ada 10 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan adalah sekitar 2,74 km, membutuhkan perjalanan yang cukup setiap hari.
- Skor nilai raport: 465,364 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 332,68 poin
Muhammad Hammam Al Barra
Berasal dari SMP Negeri 19 Depok, Muhammad Hammam Al Barra berada pada urutan nilai ke-11. Skor ujian terstandarnya adalah 200, yang menunjukkan ada 10 soal yang tidak ia berhasil diselesaikan dengan benar. Jarak rumahnya dengan SMA NEGERI 14 DEPOK adalah sekitar 539,36 meter, memudahkannya untuk berangkat sekolah setiap pagi.
- Skor nilai raport: 456,636 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 328,32 poin
Fayza Nur Adira
Fayza Nur Adira dari SMP Muhammadiyah 1 berada pada urutan nilai ke-12. Ia memperoleh skor 200 dalam ujian terstandar, yang berarti ada 10 soal yang tidak ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan adalah sekitar 640,04 meter, sehingga ia dapat berjalan kaki atau menggunakan sepeda untuk pergi ke sekolah.
- Skor nilai raport: 453,818 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 326,91 poin
Riri Nur Aeni
Riri Nur Aeni berasal dari SMP Negeri 26 Depok dan berada pada urutan nilai ke-13. Skor ujian terstandarnya adalah 200, yang menunjukkan ada 10 soal yang tidak ia berhasil jawab dengan benar. Jarak rumahnya dengan SMA NEGERI 14 DEPOK adalah sekitar 603,82 meter, memudahkannya untuk mencapai sekolah tanpa perlu transportasi umum.
- Skor nilai raport: 452,818 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 326,41 poin
Amelia Wijayanti
Amelia Wijayanti dari SMP Negeri 26 Depok berada pada urutan nilai ke-14. Ia memperoleh skor 200 dalam ujian terstandar, yang berarti ada 10 soal yang tidak ia selesaikan dengan benar. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan adalah sekitar 331,64 meter, sehingga ia dapat berangkat sekolah dengan cepat setiap hari.
- Skor nilai raport: 452,636 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 326,32 poin