Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara pada Desember 2024, berkurang 0,13% menjadi 3,73% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Lombok Timur pada 2024)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2021 sebesar 4,8% dan terendah pernah tercatat pada 2019 silam sebesar 3,35%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Jeneponto 2,47%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 265 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Hulu Sungai Utara dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 122,7 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 130,26 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 129,18 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Hulu Sungai Utara dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 117,01 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 125,24 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 124,37 ribu pekerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,43 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,51 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Kalimantan Selatan pada 2024 yakni :
- Kota Banjarmasin 6,56%
- Kabupaten Tanah Bumbu 6,37%
- Kabupaten Kota Baru 6,05%
- Kota Banjar Baru 4,93%
- Kabupaten Tapin 3,86%
- Kabupaten Hulu Sungai Utara 3,73%
- Kabupaten Tabalong 3,44%
- Kabupaten Tanah Laut 3,43%
- Kabupaten Barito Kuala 3,41%
- Kabupaten Hulu Sungai Tengah 3,2%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Hulu Sungai Selatan 2,11%
- Kabupaten Balangan 2,69%
- Kabupaten Banjar 2,71%
- Kabupaten Hulu Sungai Tengah 3,2%
- Kabupaten Barito Kuala 3,41%
- Kabupaten Tanah Laut 3,43%
- Kabupaten Tabalong 3,44%
- Kabupaten Hulu Sungai Utara 3,73%
- Kabupaten Tapin 3,86%
- Kota Banjar Baru 4,93%