Impor Kapal Indonesia dari Liberia Turun Menjadi US$ 19,3 Juta

1
Agus Dwi Darmawan 08/07/2025 16:17 WIB
Image Loader
Memuat...
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Liberia pada 2023
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indonesia membukukan impor dengan Liberia US$ 32,11 juta data per Desember 2023. Nilai turun drastis 15.15% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 37,84 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Liberia, impor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah impor Indonesia adalah US$ 0,11 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 62,61 juta.

(Baca: Inilah Produk yang Banyak Diimpor Indonesia dari Uzbekistan pada 2023)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Liberia, 39 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat enam produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Liberia. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Kapal, perahu, dan struktur mengambang
  2. Kapal, perahu, dan struktur mengambang dalam kategori produk dengan kode HS 89. Impor produk ini dari Liberia berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengimpor senilai US$ 19,3 juta. Nilai impor Kapal, perahu, dan struktur mengambang ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 26.750 ribu.

  3. Persiapan kakao dan kakao
  4. Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Persiapan kakao dan kakao. Nilai impor dari Liberia pada 2023 tercatat US$ 12,73 juta. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 10.660 ribu.

  5. Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis
  6. Untuk produk, Indonesia juga mengimpor senilai US$ 36 ribu Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis dari Liberia. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini. Impor Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis yang terbesar saat ini masih berasal dari Liberia. Selain negara ini, lima negara terbesar yang menjadi sumber impor Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis Indonesia adalah Cina, Jerman, Amerika Serikat, Jepang dan Italia.

  7. Mesin dan peralatan dan bagian listrik
  8. (Baca: Indonesia Paling Banyak Ekspor Kendaraan selain Kereta Api atau Trem Rolling Stock ke Peru pada 2023)

    Indonesia juga banyak mengimpor Mesin dan peralatan dan bagian listrik dari Liberia. Nilai impor produk ini US$ 16 ribu. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 11 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Mesin dan peralatan dan bagian listrik dari -4 negara. Impor Mesin dan peralatan dan bagian listrik dari negara ini merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Mesin dan peralatan dan bagian listrik adalah Cina, Hong Kong, Cina, Taipei, Cina, Amerika Serikat dan Jerman.

  9. Bijih, terak dan abu
  10. Impor produk lainnya adalah Bijih, terak dan abu sebanyak US$ 13 ribu. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Bijih, terak dan abu dari -4 negara. Impor Bijih, terak dan abu dari negara ini merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Brazil, Chili, Peru, Afrika Selatan dan Kanada.

Data Populer

Loading...