Konsumsi Minyak Goreng per Kapita Indonesia Naik pada 2023


Nama Data | Nilai |
---|---|
2019 | 8,82 |
2020 | 9,13 |
2021 | 9,82 |
2022 | 9,47 |
2023 | 9,56 |
- A Font Kecil
- A Font Sedang
- A Font Besar
Menurut data Badan Pangan Nasional (Bapanas), pada 2023 rata-rata masyarakat Indonesia mengonsumsi minyak goreng 9,56 kilogram/kapita/tahun.
Konsumsinya naik 0,9% dibanding 2022 (year-on-year/yoy), meski masih di bawah level konsumsi tahun 2021 seperti terlihat pada grafik.
(Baca: Konsumsi Sawit untuk Biodiesel Meningkat, Lampaui Pangan)
Adapun total kebutuhan minyak goreng untuk konsumsi rumah tangga nasional pada 2023 mencapai 2,66 juta ton/tahun, meningkat 2% (yoy).
Bapanas juga mencatat, pada 2023 rata-rata masyarakat Indonesia mendapat asupan kalori dari konsumsi minyak goreng, minyak sawit, dan sejenisnya hingga 253 kilokalori/kapita/hari.
Angka tersebut setara 12% dari total asupan kalori harian masyarakat yang rata-ratanya 2.088 kilokalori/kapita/hari.
(Baca: Tanpa Roadmap, Indonesia Berpotensi Kekurangan Pasokan Kelapa Sawit)