Indonesia membukukan ekspor dengan Uni Emirat Arab US$ 2,3 miliar data per Desember 2022. Nilai tersebut naik 21,44% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 1,89 miliar.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Uni Emirat Arab, ekspor dalam 10 tahun terakhir telah banyak berkurang. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 1,24 miliar dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 2,5 miliar.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Uni Emirat Arab, 55 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat satu produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk ekspor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain yang jumlahnya tercatat ada 85 produk.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Uni Emirat Arab. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Mutiara alami atau berbudaya, batu berharga atau semi-mulia, logam mulia, logam yang dibalut..
Mutiara alami atau berbudaya, batu berharga atau semi-mulia, logam mulia, logam yang dibalut. dalam klasifikasi Trademap masuk kategori produk HS dengan kode 71. Ekspor produk ini ke Uni Emirat Arab berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengekspor senilai US$ 364,435 ribu. Nilai ekspor Mutiara alami atau berbudaya, batu berharga atau semi-mulia, logam mulia, logam yang dibalut. ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 281,252 ribu.
- Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya
Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya. Nilai ekspor dari Uni Emirat Arab pada 2022 tercatat US$ 292,746 ribu. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 295,434 ribu.
- Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesorinya
Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke 167 negara. Ekspor Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesorinya ke negara ini berada di urutan sembilan. Pada 2022, Indonesia tercatat melakukan ekspor senilai US$ 282,096 ribu. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesorinya adalah Filipina, Vietnam, Thailand, Arab Saudi dan Jepang.
- Mesin dan peralatan listrik dan bagiannya
Indonesia melakukan ekspor produk ini dengan tujuan ke 164 negara. Ekspor Mesin dan peralatan listrik dan bagiannya ke negara ini berada di urutan 12. Pada 2022, Indonesia tercatat melakukan ekspor US$ 251,946 ribu. Selain negara tersebut, ekspor terbesar Mesin dan peralatan listrik dan bagiannya dengan tujuan ke Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Korea, Republik dan Hong Kong, Cina.
- Kertas dan Paperboard
Produk lainnya Masuk dalam kode HS 48, Kertas dan Paperboard merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan dan Artikel kertas bubur kertas, kertas atau kertas karton. Indonesia mengekspor senilai US$ 172,473 ribu, naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 98.599 ribu. Tujuan ekspor Indonesia untuk memasarkan produk ini mencapai 160 negara. Ekspor Kertas dan Paperboard ke Uni Emirat Arab tercatat berada di urutan sepuluh. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah Cina, Jepang, Amerika Serikat, Malaysia dan Vietnam.