Mall hingga E-commerce, Ini Tempat Favorit Konsumen Indonesia Membeli Sneakers
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut hasil survei Kurious dari Katadata Insight Center (KIC), mayoritas konsumen Indonesia membeli sneakers di toko sepatu di mall. Persentasenya mencapai 64,7%.
Kemudian, sebanyak 54,9% responden mengaku membeli sneakers di toko resmi e-commerce. Lalu, sebanyak 28,6% responden membeli sneakers di toko sepatu selain di mall.
Selanjutnya, ada pula sebanyak responden yang membeli sneakers di bukan toko resmi e-commerce (20,8%). Di sisi lain, hanya sedikit responden yang membeli sneakers di toko barang bekas (10,5%). Sisanya, responden membeli di tempat lainnya (2,3%).
Survei tersebut juga menunjukkan bahwa toko sepatu di mall paling dipercaya sebagai tempat menjual sneakers yang terjamin keaslian barangnya. Persentasenya mencapai 70,2%.
Tempat menjual sneakers yang paling dipercaya berikutnya adalah toko resmi e-commerce (67,4%), diikuti toko barang bekas (13,3%), bukan toko resmi e-commerce (11,8%), dan toko sepatu selain di mall (10,3%).
Kurious-KIC mensurvei 399 responden yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan proporsi responden laki-laki 49,2% dan perempuan 50,8%.
Lebih dari separuh responden berada di Pulau Jawa selain Jakarta (64%), kemudian di Jakarta (15,4%), dan Sumatera (10,9%). Responden yang berasal dari Sulawesi, Kalimantan, Bali-Nusa Tenggara, dan Maluku-Papua di rentang 0,5% - 3,6%.
Sebagian besar responden berusia antara 35-44 tahun (31,7%), diikuti kelompok 25-34 tahun (29,6%) dan kelompok 45-54 tahun (22,2%).
Adapun survei dilakukan pada 14 – 22 Februari 2023 menggunakan metode computer-assisted web interviewing (CAWI), dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 4,9% dan tingkat kepercayaan 95%.
(Baca: Deretan Merek Sneakers Paling Disukai Masyarakat Indonesia, Adidas Juaranya!)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.869 | +0.05 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |