Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata tracing aglomerasi mingguan di Jawa Timur sebesar 9,06 persen, update data per Selasa, 13 Desember 2022. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 2,67 persen.
(Baca: Daftar Kabupaten/Kota dengan BOR Aglomerasi Mingguan Tertinggi di Sulawesi Utara (Selasa, 13 Desember 2022))
Ngawi adalah kabupaten di urutan pertama dengan tracing aglomerasi mingguan tertinggi sebesar 20 persen. Kondisi tracing aglomerasi mingguan di kabupaten ini terlihat belum membaik karena terjadi peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat 14,25 persen.
Kondisi yang sama terjadi di Bojonegoro yang mencatatkan tracing aglomerasi mingguan sebesar 19 persen. Di kabupaten ini, tracing aglomerasi mingguan juga terlihat lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang baru 15 persen. Di urutan berikutnya Pacitan. Kabupaten di provinsi Jawa Timur ini mencatatkan tracing aglomerasi mingguan sebesar 18 persen
(Baca: Harga Beras di Sulawesi Tenggara Termahal Nasional (Rabu, 14 Desember 2022))
Pasuruan dan kota Pasuruan berada di posisi selanjutnya dengan catatan tracing aglomerasi mingguan sebesar 16,75 persen dan 16 persen.
Secara nasional, rata-rata tracing aglomerasi mingguan di 34 provinsi saat ini mulai terlihat turun dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka 3,04 persen.