Melandai, Inflasi Amerika Serikat Sebesar 8,5% (YoY) pada Juli 2022

Ekonomi & Makro
1
Viva Budy Kusnandar 11/08/2022 14:10 WIB
Inflasi dan Suku Bunga Bank Sentral Amerika Serikat (Jan – Jul 2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Laju inflasi Amerika Serikat (AS) mulai melandai seiring turunnya harga komoditas energi, terutama harga bensin.

Badan Tenaga Kerja (BLS) Amerika merilis inflasi Amerika sebesar 8,5% (year on year/yoy) pada Juli 2022. Angka tersebut lebih rendah dibanding bulan sebelumnya mencapai 9,1% (yoy).

Indeks harga konsuem (IHK) pada Juli 2022 tidak mengalami perubahan. Sebelumnya, IHK naik 1,3% dan mendorong laju inflasi AS ke level tertingginya dalam 4 dekade.

Inflasi tahunan makanan AS sebesar 10,9% pada bulan lalu. Rinciannya, inflasi makanan rumah sebesar 13,1% dan inflasi makanan luar rumah sebesar 7,6%.

Adapun inflasi tahunan energi sebesar 32,9% pada Juli 2022. Detilnya, inflasi komoditas energi sebesar 44,9% dan inflasi layanan energi sebesar 18,8%.

Guna meredam tingginya inflasi, bank sentral Amerika (The Fed) menaikkan suku bunga acuannya 75 basis points (bps) ke kisaran 2,25%-2,5% pada Juli 2022. Secara akumulasi periode Januari-Juli 2022, The Fed telah menaikkan suku bunganya 225 bps.  

(Baca: Inflasi AS Juni 2022 Capai Level Tertinggi dalam 41 Tahun Terakhir)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.