Daftar Kabupaten dengan Prevalensi Balita Stunting Tertinggi di Banten pada 2021

Layanan konsumen & Kesehatan
1
Viva Budy Kusnandar 05/08/2022 09:00 WIB
Prevalensi Balita Stunting di Provinsi Banten Menurut Kabupaten/Kota (2021)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Hasil survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan mencatat 24,5% bayi usia di bawah 5 tahun (Balita) di Provinsi Banten mengalami stunting pada 2021.

Kabupaten Pandeglang tercatat sebagai wilayah dengan prevalensi Balita stunting tertinggi di Banten, yakni mencapai 37,8% pada tahun lalu. Artinya, 1 dari 3 Balita di kabupaten stunting.

Wilayah dengan Balita stunting tertinggi berikutnya adalah Kabupaten Lebak, yakni mencaai 27,3%, diikuti Kabupaten Serang sebesar 27,2%, Kota Serang sebesar 23,4%, Kabupaten Tangerang sebesar 23,3%.

Kemudian Kota Cilegon dengan prevalensi Balita stunting sebesar 20,6%, Kota Cilegon sebesar 20,6%, Kota Tangerang Selatan sebesar 19,9%, serta Kota Tangerang sebesar 15,3%.

Sebagai informasi, prevalensi Balita Stunting nasional sebesar 24,4% pada 2021. Angka tersebut lebih rendah dibanding SSGI 2019 yang sebesar 27,7%.

(Baca: Prevalensi Balita Stunting di 6 Provinsi Ini Masih Tinggi)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.