IKLAN

Tembus 14 Ribu Kasus, Ini di Provinsi dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi Nasional

10 Provinsi dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi Nasional (per 26 Juni 2022)

Sumber : Satuan Tugas Penanganan Covid-19, 26 Juni 2022

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Annissa Mutia

27/6/2022, 10.00 WIB

Kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat sejalan dengan naiknya kasus aktif virus corona di Tanah Air.

Berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid-19, jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 14.516 kasus per 26 Juni 2022. Jumlah itu naik 548 kasus dari hari sebelumnya.

Tercatat, DKI Jakarta memiliki kasus aktif Covid-19 terbanyak dengan 8.524 kasus. Jumlah ini setara dengan 58,72% dari total kasus aktif nasional.

Jawa Barat menempati peringkat kedua dengan jumlah kasus aktif Covid-19 sebanyak 2.765 kasus. Berikutnya, urutan ketiga dan keempat ditempati oleh Banten dan Bali dengan kasus aktif Covid-19 masing-masing sebanyak 1.450 kasus dan 482 kasus.

Selanjutnya, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta memiliki kasus aktif Covid-19 masing-masing sebanyak 308 kasus, 262 kasus, dan 157 kasys.

Sumatera Utara dan Papua juga masuk ke dalam daftar provinsi yang memiliki kasus aktif Covid-19 terbanyak, yakni masing-masing sebanyak 52 kasus. Sementara itu, Sumatera Selatan tercatat memiliki 50 kasus aktif Covid-19.

Adapun, total kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 6.080.451 kasus hingga 27 Juni 2022. Sebanyak 2,57% di antaranya meninggal dunia dan 97,18% di antaranya dinyatakan sembuh.

Dengan meningkatnya kasus aktif Covid-19 di Tanah Air, maka masyarakat perlu semakin waspada. Protokol kesehatan tetap harus dilakukan guna mencegah penularan virus corona.

Caranya dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk melakukan vaksinasi booster untuk memperkuat daya tahan tubuh dan mengurangi kesakitan akibat terinfeksi virus corona.

(Baca: Kasus Aktif Covid-19 RI Tembus 12 Ribu, Tertinggi ke-5 di Asia Tenggara)

 

IKLAN

data terkait