- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Komoro pada 2024 sebesar 190.92 Unit. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 186.25 Unit, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 2.51%. Kinerja ini mengindikasikan pemulihan ekonomi setelah kontraksi pada tahun 2023.
Secara historis, PDB PPP Komoro menunjukkan fluktuasi. Peningkatan tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir terjadi pada 2018 dengan pertumbuhan 4.85%, sementara penurunan terdalam terjadi pada 2021 dengan kontraksi turun 5.06%. Periode tiga tahun terakhir (2022-2024) memperlihatkan pemulihan bertahap setelah penurunan signifikan di tahun 2021.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Maroko 2015 - 2024)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Komoro terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Rata-rata PDB PPP Komoro dalam tiga tahun terakhir (2022-2024) adalah sekitar 188.39 Unit. Angka 2024 lebih tinggi dari rata-rata ini, mengindikasikan perbaikan. Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) yaitu sekitar 191.67 Unit, kinerja tahun 2024 masih berada di bawah rata-rata.
Dalam konteks regional Afrika, ranking Komoro terus mengalami penurunan. Pada tahun 2024, Komoro berada di peringkat 24, turun dari peringkat 23 pada tahun 2022 dan 2023, serta peringkat 20 pada tahun 2020. Penurunan ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi negara-negara Afrika lainnya lebih cepat dibandingkan Komoro.
Proyeksi IMF menunjukkan bahwa PDB PPP Komoro akan mengalami sedikit penurunan pada tahun 2025 menjadi 189.824 Unit, dengan pertumbuhan -0.57%. Proyeksi untuk tahun-tahun berikutnya (2026-2030) menunjukkan stagnasi dengan pertumbuhan yang sangat kecil dan fluktuatif. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pemulihan ekonomi Komoro mungkin akan melambat dalam jangka menengah.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Jepang 2015 - 2024)
Perbandingan dengan negara lain di Afrika menunjukkan bahwa Komoro memiliki PDB PPP yang relatif rendah. Jika dibandingkan dengan Somalia yang memiliki PDB PPP terendah yaitu 0.399, PDB PPP Komoro masih jauh lebih tinggi. Namun, dibandingkan dengan negara-negara lain seperti Pantai Gading (215.927) atau Kenya (44.007), PDB PPP Komoro jauh lebih kecil.
Secara keseluruhan, ekonomi Komoro menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada tahun 2024. Akan tetapi, momentum ini perlu dijaga dan ditingkatkan untuk mencapai pertumbuhan yang lebih berkelanjutan dan meningkatkan posisi Komoro di antara negara-negara Afrika lainnya. Proyeksi yang stagnan menggarisbawahi perlunya reformasi struktural dan investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.