Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada empat kabupaten/kota dengan rerata vaksinasi mingguan di atas rata-rata di Kalimantan Tengah yang saat ini tercatat 1.032,22 dosis data per Jumat, 27 Mei 2022.
(Baca: Update Vaksinasi : Dosis 3 di Kota Balikpapan Sudah 32,21% (Jumat, 27 Mei 2022))
Rerata vaksinasi tiga kabupaten/kota teratas dengan angka di atas 1.000 dosis adalah Kotawaringin Timur, Katingan dan Kapuas dengan masing-masing nilai 1.983 dosis, 1.302 dosis dan 1.254 dosis.
Kotawaringin Timur mencatatkan rerata vaksinasi mingguan tertinggi di Kalimantan Tengah dengan vaksinasi 1.983 dosis. Adapun pemakaian vaksin sampai dengan kemarin tercatat 383,9 ribu dosis. Dalam rekapitulasi data dashboard nasional, pencapaian vaksinasi lengkap di wilayah ini sudah 76,84 persen.
Menurut Kementerian Kesehatan, stok vaksin yang tersedia di kabupaten ini akan segera habis dalam 16 hari ke depan. Sisa hari pemakaian ini diperhitungkan berdasarkan stok yang tersedia sebanyak 32.102 dosis dan penggunaan vaksin merupakan yang tertinggi di Kalimantan Tengah.
Menyusul Katingan dengan catatan vaksinasi 1.302 dosis. Stok vaksin yang tersedia di kabupaten ini akan segera habis dalam 11 hari ke depan. Sisa hari pemakaian ini diperhitungkan berdasarkan stok yang tersedia sebanyak 14.555 dosis.
Di urutan selanjutnya adalah Kapuas dengan rerata vaksinasi mingguan 1.254 dosis kini untuk cakupan vaksinasi lengkap telah mencapai 81,75 persen, Seruyan dengan vaksinasi 1.057 dosis dan capaian vaksinasi lengkap sebesar 82,41% dan Kotawaringin Barat dengan vaksinasi 992 dosis dan capaian vaksinasi lengkap sebesar 96,23%
(Baca: Vaksinasi Dosis 2 di Kabupaten Serang Menjadi yang Terendah di Banten)
Wilayah di luar Jawa dengan nilai rerata vaksinasi tertinggi beberapa di antaranya adalah Simalungun, Rokan Hulu dan Lampung Tengah dengan masing-masing rerata vaksinasi yakni 7.506 dosis, 6.305 dosis dan 6.083 dosis.
Meski penularan Covid-19 di sebagian wilayah telah turun, pemerintah mengimbau agar semua orang ikut mengurangi transmisi Covid-19 dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, serta sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Tak berkerumun dan mengurangi mobilitas turut berkontribusi menekan laju penularan virus corona.