Hampir 87% Listrik RI Berasal dari Bahan Bakar Fosil pada 2020

Energi
1
Dzulfiqar Fathur Rahman 12/04/2022 17:20 WIB
Proporsi Produksi Listrik Indonesia dari Bahan Bakar Fosil (2016-2020)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Our World in Data mencatat 86,95% dari total produksi listrik Indonesia tahun 2020 berasal dari bahan bakar fosil. Angka ini turun sedikit dari 88,73% pada tahun 2019.

Pada tahun 2020, produksi listrik nasional yang berasal dari bahan bakar fosil tercatat mencapai 239 terawatt jam (TWh).

Indonesia, yang merupakan eksportir utama batu bara dunia, termasuk ke dalam kelompok negara yang kontribusi bahan bakar fosil ke listriknya lebih dari 80%. Banyak negara dalam kelompok ini berasal dari kawasan Afrika Utara, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.

Di Singapura, misalnya, bahan bakar fosil menyumbang 97,87% ke total produksi listrik negaranya pada tahun 2021.

Sedangkan proporsi listrik bahan bakar fosil di Malaysia tercatat sebesar 87,77% pada tahun 2020.

Jika dilihat secara per kapita, produksi listrik bahan bakar fosil di Indonesia hanya 873 kilowatt jam (kWh) per kapita, tergolong rendah dibanding negara-negara maju.

Amerika Serikat, misalnya, mencatat produksi listrik bahan bakar fosil sebesar 7.535 kWh per kapita pada tahun 2021.

(Baca Juga: Ini Jumlah Bahan Bakar untuk Listrik PLN selama 2021)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.