Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan mendeteksi 8.097 sekuen virus corona Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) terbaru per 14 Maret 2022. Mutasi yang termasuk variant of concern (VOC) itu telah tersebar di 32 provinsi Indonesia.
Wilayah Jawa tercatat memiliki sekuen Covid-19 varian Omicron terbanyak mencapai 7.250 sekuen. Jumlah ini setara 89,5% dari total sekuen Covid-19 varian Omicron di Tanah Air.
DKI Jakarta memiliki sekuen Covid-19 varian Omicron terbanyak di Jawa, yakni sebanyak 5.224 sekuen. Diikuti oleh Jawa Barat dan Banten yang memiliki jumlah sekuen Covid-19 varian Omicron masing-masing sebanyak 903 sekuen dan 591 sekuen.
Setelah Jawa, Sumatera tercatat mempunyai sekuen Omicron terbanyak kedua dengan jumlah 313 sekuen. Kepulauan Bangka Belitung tercatat memiliki jumlah sekuen terbanyak di wilayah ini dengan 43 sekuen.
Berikutnya, wilayah Bali dan Nusa Tenggara telah mendeteksi sebanyak 162 sekuen Covid-19 varian Omicron. Diikuti oleh Sulawesi dan Kalimantan yang memiliki masing-masing 145 sekuen dan 131 sekuen Covid-19 varian Omicron.
Sementara itu, wilayah Maluku dan Papua memiliki jumlah sekuen Covid-19 varian Omicron paling sedikit di Indonesia. Jumlahnya sebanyak 96 sekuen.
Adapun, varian Delta (B.1.617.2) masih menduduki peringkat teratas sebaran varian corona di Indonesia dengan total 8.494 sekuen. Di posisi ketiga, ada varian Alfa (B.1.1.7) asal Inggris yang terdeteksi di Indonesia sebanyak 83 sekuen. Lalu, varian Beta (B.1.351) asal Afrika Selatan yang ditemukan di dalam negeri sebanyak 22 sekuen.
Penularan varian Omicron tengah mewabah di Indonesia sejak pertengahan Desember 2021 lalu. Meski gejala yang dirasakan pada varian baru corona ini tak separah varian lainnya, tetapi daya tularnya berkali-kali lipat lebih cepat.
Atas dasar itu, masyarakat diimbau untuk patuh disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M dengan cara memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.
(Baca: Update Omicron : Total di Indonesia Ada 8.273 Kasus (Rabu, 16 Maret 2022))