Tren Kasus Kejahatan di Papua Barat Cenderung Meningkat Sejak 2012

Jumlah Kasus Kejahatan di Provinsi Papua Barat (2012-2020)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS),

Disalin..

Penulis: Vika Azkiya Dihni

Editor: Annissa Mutia

15/11/2021, 09.30 WIB

Jumlah kejahatan di Papua Barat cenderung mengalami peningkatan sejak 2012. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada tahun tersebut jumlah kejahatan di Papua Barat tercatat sebanyak 1.825 kasus.

Kemudian, peningkatan kasus kejahatan sebesar 23,94% menjadi 2.262 kasus pada 2013. Namun, jumlah kejahatan sempat menurun 2,9% pada 2014 menjadi 2.039 kasus.

Advertisement

Angkanya kemudian kembali meningkat hingga 2017 menjadi 3.753 kasus. Pada setahun setelahnya, jumlah kejahatan menurun 4,13% menjadi 3.598 kasus, namun kembali meningkat hingga 2020 menjadi 4.156 kasus.

Kabupaten Manokwari menjadi wilayah di Papua Barat yang memiliki jumlah kejahatan paling banyak pada 2020, yakni sebanyak 707 kasus. Sementara, kasus kejahatan paling rendah terjadi di Kabupaten Maybrat, yakni sebanyak 6 kasus pada tahun lalu.

Adapun, jenis kejahatan yang paling banyak terjadi di Papua Barat pada tahun lalu adalah penganiayaan ringan, yaitu sebanyak 627 kasus. Setelahnya ada pencurian kendaraan bermotor sebanyak 593 kasus.

BPS juga mencatat, Papua Barat menempati urutan ke-27 jumlah tindak kejahatan terbanyak di antara provinsi lainnya di Tanah Air. Artinya, jumlah tindak kejahatan di Papua Barat masih tergolong rendah.

(Baca: Sebanyak 8.551 Kasus Kejahatan Terjadi di Yogyakarta pada 2020)

data terkait