IKLAN

Nusa Tenggara Timur Alami Kebakaran Hutan Terluas pada 2020

10 Provinsi dengan Kebakaran Hutan dan Lahan Terluas (2020)

Sumber : Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Vika Azkiya Dihni

Editor: Dimas Jarot Bayu

11/11/2021, 10.00 WIB

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, luas areal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Indonesia mencapai 296.942 hektare (ha) pada 2020. Jumlah itu turun 81,9% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 1,65 juta ha.

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang terdampak karhutla paling besar sepanjang 2020. Luas karhutla di provinsi tersebut mencapai 114.719 ha.

Menurut pantauan satelit Terra/Aqua (LAPAN), ada 420 titik panas (hotspot) di NTT pada tahun lalu. Karhutla di NTT sepanjang tahun lalu menghasilkan emisi sebesar 6,54 juta ton CO2e.

Nusa Tenggara Barat (NTB) juga mengalami karhutla seluas 29.157 ha pada 2020. Kemudian, luas karhutla di Papua dan Maluku masing-masing mencapai 28.277 ha dan 20.270 ha.

Luas karhutla di Jawa Timur mencapai 19.148 ha sepanjang tahun lalu. Disusul oleh Riau dengan karhutla seluas 15.442 ha, Kepulauan Riau 8.805 ha, dan Kalimantan Tengah 7.681 ha.

Adapun, Indonesia mengalami karhutla di berbagai wilayahnya setiap tahun. Karenanya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta melakukan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan untuk mengatasi karhutla di wilayah masing-masing.

Salah satu langkah tersebut dengan melakukan pemantauan dan peninjauan lapangan bersama dinas-dinas terkait. Selain itu, BPBD menyiapkan logistik dan peralatan penanganan karhutla, seperti tangki air bersih, pompa air, serta memprioritaskan wilayah yang terdampak kekeringan.

(Baca: 2.929 Bencana Alam Terjadi di Indonesia sepanjang 2020)

IKLAN

data terkait