Ketimun Jadi Hasil Sayuran dan Buah Musiman Terbesar di Kalimantan Utara pada 2020

Perkembangan Produksi Tanaman Sayuran dan Buah Semusim di Provinsi Kalimantan Utara (Ton) (2020)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS),

Disalin..

Penulis: Monavia Ayu Rizaty

Editor: Annissa Mutia

21/10/2021, 10.30 WIB

Sayur dan buah memiliki segudang manfaat untuk tubuh manusia seperti meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah obesitas, kanker, hipertensi, meningkatkan kesehatan pencernaan, dan sebagainya. Pentingnya konsumsi sayur dan buah harus diikuti dengan ketersediaan yang cukup dan bervariasi di daerah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produksi sayuran dan buah semusim terbesar di Kalimantan Utara (Kaltara) adalah ketimun. Jumlah produksinya mencapai 5.124 ton pada 2020. Jumlah ini turun 5,22% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 5.406 ton.

Selain ketimun, Kaltara juga banyak memproduksi kangkung. Pada tahun 2020, jumlah produksinya sebesar 4.972 ton, turun 3,88% dari tahun sebelumnya yang mencapai 5.173 ton. Kemudian produksi petsai/sawi di Kaltara sebesar 3.857 ton, turun hingga 18,39 dari produksi tahun sebelumnya yang sebesar 4.726 ton.

Sedangkan, produksi sayuran dan buah semusim yang jumlahnya terendah adalah blewah dan kubis, yaitu hanya sebanyak 1 ton. Produksi kubis mengalami penurunan produksi yang sangat tinggi sebanyak 95% dari tahun sebelumnya yang mencapai 20 ton. Adapun, produksi bawang merah di Kaltara sebesar 90 ton, turun 35,25% dibanding tahun sebelumnya sebesar 139 ton.

Luas panen kangkung, cabai rawit, bayam dan petsai/sawi menjadi yang terluas dengan luas panen masing-masing sebesar 544 ha, 511 ha, 460 ha, dan 457 ha. Dari komoditas tersebut, terjadi kenaikan luas panen tanaman petsai/sawi sebesar 3,7%. Sedangkan, kangkung dan cabai rawit mengalami penurunan lahan panen sebesar 0,36% dan 4,8%.

(Baca Selengkapnya: Jawa Barat Jadi Sentra Produksi Stroberi Terbesar pada 2020)

data terkait