OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 3,7% pada 2021

PDB
1
Cindy Mutia Annur 24/09/2021 14:30 WIB
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2021 Versi OECD
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) kembali merevisi pertumbuhan ekonomi sejumlah negara pada 2021. Salah satunya adalah Indonesia yang proyeksi pertumbuhan ekonominya pada tahun ini dipangkas dari 4,7% menjadi 3,7%.

Angka tersebut berada di bawah Australia dan Korea selatan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2021 masing-masing sebesar 4%. Afrika Selatan, Brasil, dan Kanada berada di atasnya masing-masing mencapai 4,6%, 5,2%, dan 5,4%.

Jerman berada di bawah Indonesia dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 2,9%. Kemudian, ekonomi Rusia diprediksi meningkat 2,7%.

Sementara, Tiongkok diperkirakan memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi pada tahun ini, yakni 8,5%. Turki menyusul di posisi kedua dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi mencapai 8,4%.

Adapun, proyeksi pertumbuhan ekonomi secara global sebesar 5,7% pada 2021. Sedangkan, pertumbuhan ekonomi negara-negara G20 mencapai 6,1%.

OECD menilai pertumbuhan ekonomi dunia sudah lebih baik lantaran dukungan kebijakan yang kuat dan distribusi vaksin secara efektif. Hal tersebut pun terjadi karena beberapa aktivitas ekonomi sudah kembali berjalan.

(Baca: IMF Proyeksi Ekonomi Negara Berkembang Asia Tumbuh Paling Tinggi, Capai 6,4% pada 2022)

Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.